Olahraga
Tim DKI Putra Antar Indonesia Rebut Medali Emas Ketiga The 8th SEABF & 41st ABC Championship di Manila

Tim Bridge DKI Jakarta mempersembahkan medali emas ketiga untuk Indonesia pada The 8th SEABF & 41st ABC Championship di Manila melalui nomor open team
Oleh : Bert Toar Polii
Sistim pertandingan The 8th SEABF & 41st ABC Championship di Manila mengalami perubahan yang signifikan. Untuk nomor 41st ABC Championship yang bisa diikuti oleh siapa saja termasuk pemain non Asean Country yang biasanya ada juara khusus untuk non Asean. Kali ini tidak ada lagi membuat pemain Asean juga bisa meraih nomor ini,
Aturan terbaru di Manila, juara 1-3 41st ABC Championship hasilnya diambil dari babak penyisihan.
Baca Juga : Indonesia Rebut Medali Emas Kedua The 8th SEABF & 41st ABC Championship di Manila
Babak penyisihan disini berlangsung 10 session @ 8 board yang berlangsung dua hari tanggal 3 dan 4 Nopember diikuti 22 tim, Dari 22 tim ini ada dua tim untuk kategori senior dan putri serta 1 tim untuk kategori junior U26.
Setelah menyelesaikan babak penyisihan keluar sebagai peringkat tertinggi adalah DKI Putra dengan para pemain : Taufik Asbi, Robert Parasian, Noldy Ngantung, Syahrial Ali, Hendrik V Manoppo dan F Dava Adisurya.
Sebagai juara mereka berhak atas juara 41st ABC Championship sekaligus besok akan berlaga di final melawan Welovebridge dari Singapura dengan para pemain Gideon Tan-Jazlene Ong dan Peter Haw-Wang HuiJun. Welovebridge dari Singapura berhak menyandang Runner-up 41st ABC Championship.
Welovebridge mampu menyalib Djarum Black di session terakhir setelah mengalahkan tim junior u26 Thailand secara telak. Sementara itu Djarum Black kalah tipis dari T.E.A.M Alan Sia dan kawan-kawan.
Baca Juga : Agus – Anthony Antar Indonesia Rebut Medali Emas Pertama The 8th SEABF & 41st ABC Championship di Manila
Kekalahan ini membuat Djarum Black harus puas dengan medali perunggu 41st ABC Championship. Djarum Black diperkuat Agus Kustrijanto-Anthony Soebroto, Paulus Sugandi-Jemmy Boyke Bojoh dan Jemmy Bojoh-
Prrestasi ini membuat dominasi Indonesia di nomor open team semakin sulit untuk dilampaui. Sejak digelar tahun 1979 di Jakarta, Indonesia telah 21 kali keluar sebagai juara.
Indonesia juara sejak 1979-1974 dan merebut Grand Slam atau juara di semua kategori sebanyak 4 kalai pada tahun 1993, 2008, 2012 dan 2017.
Apakah tahun ini bisa grand slam mari kita tunggu besok. Peluang ada karena Indonesia ada wakil di 4 nomor kategori final besok.
Baca Juga : Indonesia Siap Pertahankan Gelar di The 8th SEABF Championship 2025 Manila
Malahan di putri ada all Indonesia final antara DKI melawan Djarum. Di senior MBC-Bhineka melawan Thailand dan di Junior U26 Gunadarma melawan Thailand.
Hasil selengkapnya :
1 DKI Terbuka 167,9
2 Welovebridge 157,49 0,5
3 DJARUM HITAM 156.28
4 Normark 146.72
5 DJARUM LADIES(L) 133,65
6 Mata Ajaib(S) 132.46 0,5
7 DKI Wanita (Kiri) 130.27 0,5
8 PSC – SOO 129,76 1
9 PSC – Dunong Pilipinas 128.73
10 TIM 128.7
11 Bebek Keberuntungan 126.34 6.5
12 Metafora 118.93 1
13 Bjarte 115.55
14 Multinasional 115.38 0,5
15 PSC – Orabella 114,85
16 Jembatan CBLT Payoon(Y) 113,75
17 Malaysia 112.27 0,5
18 Bangkok Mind Sports 110,79
19 MBC Bhineka(S) 92 0,5
20 GUNADARMA JUNIOR(Y) 82.22 0,5
21 Malaysia(Y) 70.55 0,5
22 Jalankwee 42.41 0,5
Baca Juga : Dua Tim Djarum & MBC Bhineka Senior Siap ke The 8th The 7th SEABF & 41st ABC Championship 1-5 Desember Manila
Jadwal pertandingan besok 5 Desember : Final dan Consolation tim Swiss.
Mulai besok pertandingan akan disiarkan melalui Bridge Base Online. Jadwalnya bisa dilihat disini : https://www.bridgebase.com/vugraph/schedule.php?headers=no&v3b=web&v3v=6.46.1
Informasi selengkapnya disini : https://www.ccba.org.cn/Tour/TourIndex.aspx?tourid=33662 ***