Connect with us

Olahraga

The 53rd Asia Pacific Bridge Federation Championship di Hongkong

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Oleh : Bert Toar Polii

FAKTUAL-INDONESIA: Asia Pacific Bridge Federation (APBF) telah menetapkan penyelenggaraan The 53rd APBF Championship akan berlangsung di Hongkong pada tanggal 9-16 Juni 2023.

Ajang yang juga dijadikan seleksi untuk memilih 3 negara wakil zone VI APBF yang akan bertanding di The 46th World Bridge Teams Championship yang mempertandingkan  Open memperebutkan Bermuda Bowl , Women’s memperebutkan Venice Cup, Senior untuk d”Orsi Cup  dan  Mixed Teams memperebutkan Wuhan Cup plus The 13th World Transnational Open Teams yang akan digelar di The Palais des Congrès  di Marrakech, Morocco, pada tanggal 20 August – 2 September 2023.

Sehubungan dengan hal tersebut, di Hongkong nanti akan mempertandingkan juga 4 nomor, yaitu :

Advertisement
  1. Open Team memperebutkan Rebullida Cup
  2. Women Team memperebutkan President Cup
  3. Senior Team memperebutkan Michael Bambang Hartono Cup
  4. Mixed Team memperebutkan Patrick Choy Cup.

Babak penyisihan zone VI terakhir secara offline berlangsung tahun 2019 di Singapura dan Indonesia meloloskan Open, Mixed dan Senior.

Sedangkan di tahun 2021 ketika babak penyisihan zone vi diadakan secara online, Indonesia meloloskan Woman dan Mixed Team namun karena mempertimbangkan kondisi pandemic covid-19 yang tidak menentu pada waktu itu.

Menghadapi event di Hongkong, PB Gabsi yang baru saja terpilih di Kongres Gabsi di Solo awal Desember 2022 yang rencananya akan dilantik oleh KONI pada bulan Februari nanti harus segera bekerja keras untuk mempersiapkan 4 tim nasional.

Memang butuh kerja keras dan gesit karena waktu untuk mempersiapkan tim sangat terbatas.

Sesuai jadwal yang disampaikan APBF,pendaftaran akan ditutup pada tanggal 31 Maret 2023. Namun ini baru pendaftaran untuk keikutsertaan belum mendaftarkan nama pemain.

Pendaftaran nama pemain diberikan waktu sampai 15 April 2023.

Advertisement

Event ini menjadi sangat penting buat PB Gabsi dalam memperjuangkan agar cabor bridge yang tidak masuk program Design Besar Olahraga Nasional (DBON) bisa diikutsertakan dalam kontingen Indonesia ke Asian Games 2022 di Hangzhou, China yang akan berlangsung bulan September 2023.

Jika atlet-atlet kita mampu menorehkan prestasi dengan meraih minimal dua medali emas apalagi meloloskan 4 tim untuk mewakili Asia Pacific di Kejuaraan Dunia nanti rasanya keikutsertaan di Asian Games akan berlangsung mulus.

Semoga dalam waktu yang singkat ini 4 timnas masih bisa disiapkan dengan baik. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement