Olahraga
SEA Games XXXIII 2025: Tambah Delapan Emas, Kontingen Indonesia Pasti Lampaui Target

Tim panahan compound putri Indonesia (atas) bersama tim perahu nada dan triathlon berjaya merebut masing-masing dua medali emas pada SEA Games XXXIII tahun 2025 Thailand, Kamis (18/12/2025). (Kemenpora)
FAKTUAL INDONESIA: Luar biasa. Dengan kembali menambah delapan medali emas, Kamis (18/12/2025), mengantarkan Kontingen Indonesia sukses memenuhi target merebut 80 emas di ajang SEA Games XXXIII tahun 2025 Thailand.
Bahkan, Kontingen Merah Putih dipastikan akan melampaui target itu karena dalam waktu yang masih tersisa peluang menambah emas terbuka lebar.
Hari ini Pasukan Garuda mendulang emas melalui cabang olahraga panahan, dayung perahu naga, triathlon, modern pentathlon, dan kabadi. Panahan, dayung dan triathlon sama-sama menyumbang dua emas kemudian ditambah modern petathlon serta kabadi masing-masing satu emas.
Baca Juga : Modern Pentathlon Indonesia : Dea Salsabila Back to Back Raih Emas SEA Games, Farras Satrio Rebut Perak
Secara total Indonesia sudah mengumpulkan 80 emas, 93 perak dan 103 perunggu (total 276 medali) untuk tetap berada di posisi kedua klasemen perolehan medali pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara itu.
Srikandi-srikandi cabor panahan Indonesia kembali menunjukkan ketenangan dan keakuratan dalam meluncurkan anak panah ke sasaran bidikan sehingga berbuah dua emas dalam persaingan nomor compound di Football Field 1, Bang Kapi, Bangkok. Sukses ini menghentikan penantian panjang panahan cmpound Indonesia untuk meraih emas sejak SEA Games 2013 Myanmar.
Nurisa Dian Ashifah tampil gemilang meraih emas melalui perseorang setelah di final menundukkan Ong Madeleine Xue Li dari Singapura dengan skor 142-140. Perunggu untuk Ng Sui Kim (Malaysia) yang menundukkan Amaya Amparo Cojuangco (Filipina) 139-134.
Sebelumnya Nurisa bersama Ratih Zilizati Fadhly dan Yurike Nina Bonita Pereira mendulang emas nomor compound beregu lewat pertarungan ketat melawan Singapura yang diperkuat Low Ellie Teng Ten, Ong Madeleine Xue Li, dan Low Wan Qi Jeannice. Srikandi-srikandi Merah Putih akhirnya merebur emas hanya dengan keunggulan tipis 228–227.
Baca Juga : SEA Games XXXIII 2025: Ketum KOI Okto Nilai Tren Positif Kontingen Indonesia Buah Lecutan Semangat Presiden Prabowo
Panahan Indonesia juga menambah medali perunggu dari nomor beregu compound campuran. Nurisa kembali berkontribusi bersama Prima Wisnu Wardhana dengan mengalahkan pasangan Singapura Ong Madeleine Xue Li dan Woon Teng Ng dalam perebutan tempat ketiga dengan skor 153–150.
Di arena dayung Rayong, tim perahu naga Indonesia menyabet dua emas nomor standard boat 200 meter campuran dan nomor small boat 200 meter putra. Tim campuran perahu naga Indonesia meraih emas dengan mengungguli tim tuan rumah Thailand setelah mencatat waktu tercepat 1 menit 26,089 detik dalam dua babak penampilan. Sahrul Gunawan, Riska Andriyani dan kawan-kawan dua kali finish tercepat masing dengan waktu 43,383 detik dan 42,706 detik.
Sebelumnya Tim Perahu Naga Putra meraih emas dari nomor small boat 200 meter setelah finis pertama dengan catatan waktu total 1 menit 32, 878 detik, mengungguli empat tim lain yaitu Thailand, Myanmar, Filipina dan Malaysia. Sahrul Gunawan dan kawan-kawan mengalahkan Thailand di peringkat kedua dengan selisih waktu 1 menit 32,888 detik. Peringkat ketiga dihuni Myanmar dengan 1 menit 37,938 detik.
Baca Juga : SEA Games XXXIII 2025 Klasemen Medali: Indonesia Dibayangi Vietnam Hanya dengan Selisih 8 Emas
Dua emas juga datang dari cabor triathlon yang berjaya pada disiplin duathlon nomor estafet putri dan estafet campuran.
Pada estafet putri, trio Indonesia yaitu Martina Ayu Pratiwi, Eva Desiana, dan Zahra Bulan Aprillia, meraih emas lewat catatan waktu akumulatif 1 jam 13 menit 33 detik. Trio Merah Putih ini mengguli Singapura dan Malaysia.
Setelah itu dalam lomba di Leam Mae Phim, Klaeng Distic, Rayong, tim estafet campuran Indonesia yang diperkuat Martina Ayu Pratiwi, Azizah Khusnul Qotimah, Ronald Bintang Setiawan, dan Alias Praji mendulang emas dengan waktu 1 jam 33 menit 58 detik mengungguli Filipina dan Singapura.
Baca Juga : SEA Games XXXIII 2025: Arjuna dan Srikandi Merah Putih Berjaya, Indonesia Tetap Stabil Panen 10 Emas
Atlet modern pentathlon Indonesia, Dea Salsabila Putri mempersembahkan emas dari nomor triathle perorangan putri. Pada lomba di Jomtien Beach, Pattaya City, Chonburi, Dea membuktikan kemampuannya untuk finis terdepan dengan catatan waktu 18 menit 01,83detik untuk mengungguli enam pesainya termasuk sesama atlet Indonesia, Nurfa Inayah Nurul Qolbi.
Nurfa Inayah sebenarnya berhasil finish kedua (18 menit 13,14 detik) di belakang Dea, namun aturan satu negara tidak bisa meraih dua medali dalam satu nomor, membuat medali perak menjadi milik Shyra Mae Aranzado dari Filipina (18 menit 29,30 detik) dan perunggu diraih wakil tuan rumah, Aisika Kaewyongkod (18 menit 39,99 detik).
Cabir kabaddi meraih emas dari nomor three stars putri setelah Tim Indonesia pada final di Rajamangala University of Rattanakosin, Nakhon Pathom, meraih kemenangan dramatis 23-22 atas Malaysia.
Sementara di nomor three stars putra, Indonesia harus puas dengan medali perunggu setelah menempati peringkat ketiga klasemen akhir fase round-robin dengan catatan tiga kemenangan dan dua kali kalah. ***