Connect with us

Olahraga

Mari Belajar Sistim Standart Dari BBO

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Oleh : Bert Toar Polii

FAKTUAL-INDONESIA: Banyak pakar bridge berpendapat agar sebaiknya semua yang ingin belajar bermain bridge diajari sistim standart.

Selanjutnya setelah mahir sistim standart bisa kemudian beralih ke sistim yang lain seperti Precision, Polish Club dan lain-lain.

Dasarnya sebenarnya sederhana karena sistim standart itu ranfe pointnya cukup jauh 12-22 HCP ketika kita melakukan tawaran pertama.

Ini tidak cukup dengan hitung point saja kemudian bid. Sebab kita harus memperhitungkan rebid yang akan dilakukan ketika partner respons. Sementara itu partner response bisa bermacam-macam, mulai dari one over one, two over one, No Trump response, invite dan lain-lain.

Advertisement

Hal yang sama juga terjadi pada responder dimana dia juga harus menyiapkan bid berikutnya setelah opener rebid. Apakah akan pass atau harus bid. Jika harus bid apakah bidnya non forcing, invitational atau forcing to game.

Tentu saja ini sedikit berbeda dengan misalnya sistim Precision yang pointnya terbatas atau strong yang sudah didesign jawabannya sehingga pemain umumnya bid secara otomatis.

Jadi kalau bisa tukang bridge simpulkan : “Menguasai sistem standar dalam permainan bridge memberikan dasar yang kuat untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan mengambil keputusan yang tepat bersama pasangan. Ini membantu meningkatkan performa Anda secara keseluruhan dan membawa pengalaman bermain yang lebih menyenangkan dan memuaskan”.

Nah salah satu cara mudah belajar sistim standart adalah dengan memanfaatkan Bridge Base Online atau BBO. Pertama kita mulai dengan bermain “solitare” dimana semua yang kita bid dan yang dibid oleh robot baik pasangan kita maupun lawan kita ada penjelasan tentang arti dari bid tersebut dan semuanya berdasarkan sistim standart,

Selanjutnya kita juga bisa bermain Challenge bisa melawan teman sendiri dengan mengundangnya atau ikut turnamen yang diselenggarakan oleh BBO.

Advertisement

Hal lain dengan rajin mengikuti quiz yang dilakukan oleh BBO seperti contoh dibawah ini :

Test Bidding

Utara               Selatan

1C                   1H

1NT                 2D New Minor Forcing

Advertisement

2H                   4NT

5C 0 atau 3 ?

Sebagai selatan bid apa yang anda lakukan dengan pegangan ini :

S J

H KQJ65

Advertisement

D A43

C KQJ2

Sistim yang digunakan adalah sistim standart.

Keuntungannya setelah anda mengisi quiz seperti ini maka BBO akan memberikan jawaban dengan uraian yang membantu kita memperkaya penguasaan sistim standart.

Inilah jawaban dari BBO yang saya coba terjemahkan.

Advertisement

Jawaban Terbaik: 7C

Untuk mendapat jawaban terbaik, pertama-tama apa yang kamu ketahui tentang tangan pasangan anda? Ia memiliki pegangan antara 12 dan 14 poin, tangan balance dan 3 ace, jika tidak, mereka tidak dapat opening 1C. Mereka harus memiliki 3 Kartu di Heart tetapi tidak memiliki 4 kartu S (mengingat ia tidak menawar 1S). Itu juga berarti bahwa ia harus memiliki setidaknya 4 kartu di Klub (jika mereka memiliki 3C, 4D, 3H, 3S – mereka akan membuka penawaran dengan 1D).

Selanjutnya Anda bisa menghitung triknya: 1 Spade, 5 Hearts, 1 Diamond dan 4 Clubs. Jadi ada 11 trik pasti. Partner hampir pasti tidak punya K  karena dengan 3 Ace dan 1 K ia  akan buka 1NT 15-17 HCP.

Jadi, jika ia  memiliki 4 lembar apalagi  5 lembar Klub baru kita bisa bid 7C. Triknya akan menjadi 13 dengan tambahan ruff dua kali spade.

Bermain sistim Djarum Precision, tawaran akan berlangsung sebagai berikut :

Advertisement

Utara               Selatan

1NT (12-14)    2D Transfer

2H                   3C

4C 4C+3H      4D

4H Sign off     4NT RKCB

Advertisement

5D 0 atau 3     7C

1NT weak NT 12-14 HCP, 2D adalah transfer H, 2H terima transfer, 3C natural forcing game dan 4C menunjukan pegang 4 kartu C plus 3 kartu H, 4D Slam interest, 4H Sign off karena minimum. 4NT RKCB dan 5D 0 atau 3 Key Card.

Sudah jelas 3 Key Card bukan 0  karena kalau tidak akan pass. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement