Olahraga

Malang – Bandung – Balikpapan: Tiga Arena Besar Perebutan Tahta Bridge Indonesia

Published

on

Dalam rentang waktu hanya tiga bulan, tiga turnamen besar akan digelar di tiga kota berbeda: Malang, Bandung, dan Balikpapan

Dalam rentang waktu hanya tiga bulan, tiga turnamen bridge besar akan digelar di tiga kota berbeda: Malang, Bandung, dan Balikpapan

Oleh: Bert Toar Polii

FAKTUAL INDONESIA: Komunitas bridge Indonesia bersiap memasuki periode yang sangat menarik. Dalam rentang waktu hanya tiga bulan, tiga turnamen besar akan digelar di tiga kota berbeda: Malang, Bandung, dan Balikpapan.

Bagi para pemain bridge, ini bukan sekadar rangkaian kompetisi biasa. Ini adalah arena perebutan gengsi dan pembuktian kekuatan antar klub dan tim terbaik di Indonesia.

Total hadiah yang diperebutkan pun tidak kecil. Jika digabungkan, nilainya mencapai lebih dari Rp630 juta.

Musim turnamen bridge Indonesia pun resmi dimulai.

Malang Membuka Pertarungan: BTC Cup

Advertisement

Pertarungan pertama akan dimulai di Kota Malang melalui BTC Cup yang akan digelar pada 10–12 April 2026.

Turnamen ini merupakan penyelenggaraan ketiga kalinya. Pada tahun sebelumnya event ini dikenal sebagai Piala BTC dan Piala Ketua Umum Gabsi Jawa Timur, sementara pada edisi pertama tahun 2023 sempat menggunakan nama Piala Gubernur Jawa Timur.

Di balik turnamen ini terdapat sosok Thoriq Alkatiri, sponsor sekaligus pemain dari klub BTC Malang.

BTC sendiri merupakan singkatan dari Be The Champion, klub bridge yang didirikan pada tahun 2012 dan terus berkembang hingga kini.

Pada penyelenggaraan sebelumnya tercatat 48 tim ikut berpartisipasi, terdiri dari 4 hingga 6 pemain setiap tim.

Advertisement

Beberapa klub besar seperti Climanusa, Djarum, dan Ganesha turut meramaikan kompetisi tersebut.

Selain itu, klub-klub dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti dari  Pasuruan,  Jember, Surabaya, Blitar, Lumajang, Batu, Kediri, dan Malang juga ikut bersaing.

Partisipasi juga datang dari kalangan universitas, antara lain Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, Ubaya, Universitas Tanjungpura Pontianak, dan Undiksha Bali.

Untuk tahun ini, panitia meningkatkan total hadiah menjadi Rp180 juta, yang dipastikan akan membuat persaingan semakin sengit. Peserta dari luar negeri juga disediakan hotel gratis.

Bagi yang membutuhkan informasi yang lebih lengkap silahkan hubungi : Eko +62 83848764044 Nisa +62 81217831038

Advertisement

Bandung Menjadi Magnet: GBOT VI

Setelah Malang, perhatian komunitas bridge nasional akan beralih ke Bandung.

Pada 1–3 Mei 2026, Ganesha Bridge Club akan kembali menggelar Ganesha Bridge Open Tournament (GBOT) VI di BBPMB TekMIRA – Convention Hall, Jalan Jenderal Sudirman 623 Bandung.

Memasuki tahun keenam penyelenggaraan, GBOT telah berkembang menjadi salah satu turnamen bridge paling populer di Indonesia.

Salah satu faktor yang membuat turnamen ini selalu ramai adalah kekuatan komunitasnya.

Advertisement

Ganesha Bridge Club saat ini memiliki sekitar 150 anggota, dan sebagian besar hampir selalu ikut meramaikan turnamen ini. Presiden Ganesha Bridge Club Abah Tonny Sastramihardja menjadi motor penggerak karena beliau juga adalah penggemar fanatic olahraga bridge.

Selain pemain dari berbagai kota di Indonesia, pemain dari luar negeri juga mulai tertarik untuk berpartisipasi. Peserta dari luar negeri juga diberi fasilitas hotel gratis.

Bandung menawarkan kombinasi yang menarik: turnamen bridge yang kompetitif sekaligus kesempatan menikmati kuliner dan wisata kota kembang.

Untuk mendukung partisipasi internasional, panitia bahkan menyediakan dua kamar hotel gratis bagi setiap tim dari luar negeri.

Total hadiah yang disediakan juga meningkat menjadi Rp200 juta, menjadikan GBOT semakin menarik bagi para pemain papan atas.

Advertisement

Bagi yang membutuhkan informasi yang lebih lengkap silahkan hubungi : Nur Afi +6281230647115

Balikpapan Siap Menggebrak

Rangkaian turnamen besar ini akan ditutup oleh Balikpapan Bridge Open Tournament 2026, yang akan digelar pada 12–14 Juni 2026.

Menariknya, ini merupakan penyelenggaraan pertama dari turnamen tersebut.

Lokasinya berada di Balikpapan Superblock (BSB), sebuah kawasan modern dengan konsep “One Stop Living” yang menggabungkan apartemen, hotel, pusat perbelanjaan, hiburan, hingga destinasi wisata dalam satu kawasan.

Advertisement

Namun yang paling mencuri perhatian adalah total hadiah yang disediakan: Rp250 juta.

Angka ini menjadikannya salah satu turnamen bridge dengan hadiah terbesar di Indonesia.

Panitia juga telah membuka pendaftaran early bird sejak 1 Januari hingga 1 Maret 2026.

Biaya pendaftaran:

  • Rp2 juta per tim
  • Junior U21: Rp750 ribu per tim
  • Pelajar U18: gratis

Contact person:

Inayatul – 081347023058

Advertisement

Hendrik Lapian – 082155477870

Dengan kebijakan tersebut, penyelenggara berharap lebih banyak pemain muda dapat ikut merasakan atmosfer kompetisi bridge tingkat nasional.

Siapa yang Akan Menguasai Musim Turnamen?

Tiga kota.

Tiga turnamen besar.

Advertisement

Ratusan juta rupiah hadiah.

Rangkaian event ini akan menjadi barometer kekuatan klub-klub bridge Indonesia pada tahun 2026.

Malang membuka pertarungan.

Bandung menjadi magnet persaingan.

Balikpapan siap menutupnya dengan gebrakan besar.

Advertisement

Kini pertanyaannya tinggal satu:

Siapa yang akan keluar sebagai penguasa musim turnamen bridge Indonesia tahun ini?

Bagi para pemain bridge, saatnya menyusun tim terbaik, menyiapkan strategi, dan bersiap bertarung.

Karena dari Malang hingga Balikpapan, perebutan tahta bridge Indonesia segera dimulai. ***

Advertisement
Exit mobile version