Connect with us

Olahraga

Indonesia Turun di Semua Nomor The 9th APBF Congress Kecuali Junior

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Oleh : Bert Toar Polii

FAKTUAL INDONESIA: Pendaftaran The 9th APBF Congress yang akan berlangsung di Bangkok pada tanggal 18-27 Mei 2024 telah resmi ditutup pada tanggal 31 Maret 2024.

Saat ini terdaftar ada 26 tim open, 11 tim ladies, 19 tim mixed, 10 team senior, 8 tim U26 Open, 5 tim U26 Girls, 9 tim U21 dan 9 tim U16.

Walaupun tidak sebanyak peserta tahun 2016 di Beijing tapi tahun ini pesertanya terhitung cukup banyak.

Berbeda dengan biasanya, tahun ini event yang diselenggarakan oleh Asia Pacific Bridge Federation bersifat terbuka tidak seperti biasanya antar Negara.

Advertisement

Tahun ini dalam APBF Congress, turnamen bersifat terbuka dimana siapa saja boleh ikut dan juga boleh gabungan dari beberapa Negara  atau disebut transnasional.

Turnamen APBF Congress diawali tahun 1988 di Singapura. Namun saat itu masih bernama FEBF Congress disusul tahun 1992 di Hongkong kemudian tahun 1996 di Macau yang sudah berubah jadi APBF Congress. Tahun 2000 di Jakarta, 2004 di Taipei, 2008 di Surfer Paradise, 2012 di Fukuoka dan 2016 di Beijing. Tahun 2020 rencananya di Perth tapi batal karena pandemi covid-19.

Turnamen bridge APBF Congress diadakan setiap 4 tahun sekali selang seling dengan Asia Cup tiap dua tahun sekali. Di tahun ganjil selalu diadakan APBF Championship yang sekaligus babak kualifikasi Zone VI untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Bridge memperebutkan Bermuda Bowl, Venice Cup, Wuhan Cup dan d’Orsi Cup.

Daftar peserta dari Indonesia :

Open Team : Djarum Super dengan para pemain Paulus Sugandi (PC), Jemmy Bojoh, Stefanus Supeno, Leslie Gontha, Anthony Soebroto dan Agus Kustrijanto.

Advertisement

Sulut Open dengan para pemain John Tumewu (Coach), Gabriella Watupongoh (NPC), Mario Mambu, Cliff Tangkuman, Bill Mondigir, Tommy Rogi, Jongki Tumbel dan Elvita Lasut.

Ladies Team : Ganesha Bridge Club dengan para pemain Denis Kristanda (PC), Tracy Awuy Polii, Diana Aulia Rahma, Fera Damayanti, Riantini, Setiatin Afriani dan Nur Afifatur Rohinun.

Kalimantan Timur dengan para pemain Ester D Soriton, Ika A Puspitasari, Adella Safira dan Juastri Siska.

Mixed Team : Ganesha Bridge Club dengan para pemain Nenen R Djauhaari, Abah Tonny Sastramihardja, Beni J Ibradi, Taufik G Asbi, Lusje O Bojoh, Joice Grace Tueje dan Dewita Sonya.

Bhineka Bridge Club : Handojo Susanto, Hartono, Linda Sitompul dan Conny E Sumampouw.

Advertisement

Senior Team : Djarum bridge Club dengan para pemain Bert Toar Polii (PC), M Bambang Hartono, Tanudjan Sugiarto, M Apin Nurhalim, Sugeng Triworo dan Santoso Sie.

Pertarungan akan berlangsung di semua nomor. Namun yang paling seru dan berat adalah nomor open team disusul mixed team.

Di nomor open team ada tim dari Amerika Serikat yang merupakan gabungan dari pemain dari berbagai Negara. Ada Jack Zhao juara dunia dari China yang kini menetap di Amerika Serikat. Bergabung dengan pasangan tangguh dari Bulgaria Jerry Stamatov/Ivan Nanev juara Sarundajang Cup serta dua pemain Amerika lainnya. Dari China ada 8 team yang jelas ketangguhannya patut diperhitungkan. Apalagi para pemain yang pernah mewakili China terbagi di beberapa tim. Selain itu ada Brian Senior/Nigel Bird yang bergabung dengan pasangan tangguh dari Hongkong Abby Chiu/Alan Tse.

Pertarungan seru juga akan berlangsung di mixed team karena beberapa pemain top putri  muncul disana. Dari Indonesia ada Lusje O Bojoh dan Joice G Tueje. Dari China ada Sun Ming, Wang Wengfei,Huang Yan.

Ketertarikan para pemain top untuk bermain di nomor mixed Sepertinya justru karena mendapatkan saingan yang berimbang.

Advertisement

Dampaknya di nomor putri tidak banyak pemain top putri yang ikut bertanding.

Sesuai peraturan pertandingan yang sudah dibagikan, keempat nomor pertandingan yang diikuti Indonesia akan bertanding pada waktu yang sama.

Babak penyisihan disediakan waktu 6 hari untuk mencari 4 tim terbaik yang akan berlaga di babak semi final.

Sesuai pengalaman tukang bridge yang sudah sering mengikuti pertandingan yang dipimpin oleh Pemimpin Pertandingan bertaraf internasional dari Hongkong, Anthony Ching maka dia akan memanfaatkan waktu bertanding se maksimal mungkin.

Dilihat dari jumlah peserta maka Sepertinya untuk Ladies Team akan bertanding double round robbin sehingga totalnya menjadi 22 session karena ada 11 peserta. Hal yang sama juga dengan senior team yang diikuti 10 peserta, tapi hanya main 18 session.

Advertisement

Mixed Team yang diikuti 19 tim akan bertanding setengah kompetisi 19 session. Sepertinya untuk open team akan bertanding sistim Swiss juga 22 session agar selesai berbarengan dengan mixed team.

Dengan demikian ada hari yang bermain 4 session, ada 3 session atau bisa juga hari terakhir tinggal main 2 session.

Kegiatan akan di awali tanggal 18 Mei 2024 dimana ada delegate’s meeting, captain’s meeting dan Happy Hours Pairs Tournament.

Tanggal 19 Mei ada Open/Youth Pairs seharian.

Tanggal 20-25 Mei babak penyisihan tim

Advertisement

Tanggal 26-27 Mei Semi final dan final tim.

Bagi tim yang tidak lolos ada consolation team. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement