Connect with us

Olahraga

Indonesia Hanya Kirim 2 Tim Ke 24th Asia Pacific Bridge Federation Youth Championship di Ning Bo, China

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Oleh : Bert Toar Polii

FAKTUAL-INDONESIA: Berita terakhir yang tukang bridge dapat dari website 4th Asia Pacific Bridge Federation Youth Championship 2023 di Ning Bo, China, Indonesia hanya mengirimkan dua tim.

Kedua tim yang dikirim akan mengikuti nomor pertandingan open team U16 memperebutkan  C. W. Pisessith dan women team U26 memperebutkan Xiang Huaicheng Cup.

24th Asia Pacific Bridge Federation Youth Championship di Ning Bo, China. Pada tanggal 13-19 Mei 2023 sejatinya mempertandingkan 7 nomor pertandingan beregu dan 1 nomor pertandingan pasangan.

Ini merupakan rekor nomor pertandingan dalam event resmi buat youth yang digelar oleh Asia Pacific Bridge Federation (APBF).

Advertisement

Ini lebih maju selangkah dari World Bridge Federation yang baru mempertandingkan 5 nomor beregu dan 1 nomor pasangan,

Nomor beregu baru yang ditambahkan oleh APBF  adalah Mixed Team U26 dan U15 open team.

Sampai saat ini telah terdaftar 4 team untuk U31 Open team, 5 team untuk U26 Open Team, 4 team untuk U26 Mixed Team, 3 Team untuk Girls U26, 6 team U21 Open, 8 Team U16 Open dan 24 team untuk U15 Open.

Sepertinya untuk U15 Open karena nomor baru dibuat terbuka dan di dominasi tuan rumah 23 team dan hanya ditambah 1 team dari China Hongkong.

Untuk nomor U16 agak dibatasi buat tuan rumah sepertinya hanya maksimum 2 tim karena juga merupakan babak kualifikasi Zone VI untuk memilih 4 wakilnya yang akan bertanding pada The 18th World Youth Teams Championships yang akan digelar di  the NH Eindhoven Conference Centre Koningshof  Veldhoven, Belanda pada tanggal 31 Juli – 7 Agustus 2023.

Advertisement

Melihat peserta yang ikut, perebutan 4 jatah zone VI untuk ikut ke Belanda hanya akan berlangsung seru di U26 Open, U21 Open karena ada 5 dan 6 negara yang ikut untuk mencari 4 negara. Di U16 Open juga Indonesia harus mengalahkan 1 negara untuk masuk 4 besar karena dari 8 tim yang ikut berasal dari 5 negara.

Sementara untuk nomor Girls U26 yang hanya diikuti 3 tim otomatis lolos ke Kejuaraan Dunia di Belanda. Dengan demikian Indonesia sudah memastikan satu jatah. Jatah satu lagi cukup besar peluangnya karena U16 walaupun diikuti 8 team tapi hanya berasal dari 5 negara. Dengan demikian asal peringkat Indonesia diatas salah satu negara saingan sudah cukup menjamin untuk lolos mengikuti Kejuaraan Dunia.

Terakhir pada Kejuaraan yang sama tahun 2019 di Bangkok, Thailand Indonesia meloloskan 2 tim, yaitu Open U26 dan Girls U26 yang pada waktu itu Open U26 meraih peringkat 3 dan Girls U26 juara.

Sayang sekali Kejuaraan Dunia yang harusnya berlangsung di Salsomaggiore dibatalkan akibat pandemic covid-19.

Di tim Girls U26 yang disponsori bersama oleh Djarum Bridge Club dan Ganesha Bridge Club diperkuat oleh pasangan Monica Ayu Triana dan Fransisca Tri Martanti yang juara tahun 2019.

Advertisement

Satu pasangan anggota Girls U26 yang juara di Bangkok telah naik level dan nantinya akan memperkuat timnas putri untuk mengikuti The 43rd Asia Pacific Bridge Open Championship di Bangkok pada tanggal 9-17 Juni 2023. Pasangan tersebut adalah Rachma Shaumi -Roro Joffani Tungga Dewi.

Sebagai gantinya adalah pasangan Della Ayu Nobira/Desy Noervita dari Djarum Bridge Club dan Dewita Sonya/Diana Aulia Sukma dari Ganesha Bridge Club.

Sepertinya cukup besar peluang mereka untuk mempertahankan gelar yang direbut di Bangkok tahun 2019. Karena kedua pasang pendamping juga tidak kalah prestasinya. Belum lagi mereka akan didampingi Tanudjan Sugiarto sebagai tim manajer dan Kamto sebagai Non Playing Captain.

Kehadiran Tanudjan Sugiarto yang fasih berbahasa Mandarin tentu saja akan membantu banyak buat tim. Sebab salah satu kendala utama jika bertanding di China adalah Bahasa.

Sementara untuk U16 open yang diwakili 3 pemain dari Kalimantan Timur dan satu dari Manado belum bisa diprediksi karena masih buta dengan kekuatan lawan.

Advertisement

Tim U16 diperkuat Keyla Al Zackylah, Febriansyah,Randy Arifin dan Matthew Paul Lombonuang dari Manado. Sama seperti Girls U26, tim ini juga berangkat dengan biaya sendiri.

Pertandingan untuk Girls U26 akan digabung dengan Mixed U26 dimana juara 1 dan 2 akan berlaga di final.

Sedangkan untuk U16 bermain double round robbin dan juara 1 dan 2 akan berlaga di final.

Yang berbeda hanya di U15 dimana akan dibagi 2 pool dan bermain ½ kompetisi. 4 terbaik dari masing-masing pool akan berlaga di babak quarter final yang akan berlangsung sistim gugur sampai babak final. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca