Olahraga
Bridge > USBF Terapkan Kombinasi Online & F2F di Seleksi Pembentukan Tim USA 2023
Oleh : Bert Toar Polii
Diawali dengan nomor open team dimana terdaftar 16 tim peserta sehingga sesuai atauran tidak ada seleksi online. Seleksi online hanya diadakan jika peserta melebihi 16 tim.
Namun walaupun disebut Face to Face (F2F) atau tatap muka tetap saja peserta tidak akan berhadapan di meja bridge seperti biasanya.
Tim yang akan bertanding tetap menggunakan computer atau tablet saat bertanding walaupun mereka berada di lokasi yang sama.
Dalam hal ini mereka ingin menghindari jika ada pemain yang terinfeksi virus covid-19 maka turnamen akan bermasalah.
Jadi dibuat aturan bahwa semua peserta sudah harus di vaksin untuk bisa mengikuti event ini. Nah ini kemudian yang dipertanyakan karena walaupun seorang pemain sehat walafiat diperiksa negative covid-19 tapi selama tidak di vaksin tidak boleh ikut. Aturannya seperti yang berlaku di tennis sehingga Novak Djokovic tidak bisa bermain di Australia Terbuka untuk mempertahankan gelar karena ia tidak mau di vaksin.
Dengan cara seperti ini, walaupun ada pemain yang diperiksa terinfeksi virus covid-19 namun sudah di vaksin mereka tetap bisa bermain. Tapi mereka bermain di ruangan terpisah.
Sebagai platform yang digunakan mereka memilih Love Bridge yang sudah akrab digunakan peain nasional Indonesia karena platform ini juga digunakan pada Zone VI Selection Trial APBF 2021 pada bulan Desember yang lalu.
Mungkin cara ini bisa dipertimbangkan untuk event-event bridge mendatang sehingga tidak terulang kejadian The World Bridge 2021 di Salsomagiorre dimana pertandingan harus ditunda sehari karena banyak yang positif covid-19.
Bisa saja diselenggarakan turnamen tatap muka tapi ada cadangan agar semua pemain menyiapkan tablet atau disediakan oleh Panpel sehingga ketika ada pemain yang positif covid-19 mereka harus bermain dari ruang terpisah,
Namun cara ini akan efektif ketika pesertanya tidak banyak seperti yang dilakukan USBF, dimana baru main seperti ini kalau hanya 18 tim yang ikut.
Saat berita ini diturunkan sedang berlangsung babak semi final dimana tim favorit juara Nickell sedang unggul dari Fleisher 169-132 Imp dimana masih tersisa 4 segmen lagi.
Di meja lain Spector unggul dari Rosenthal 147-78 Imp. Kedua tim yang unggul adalah wakil USA di The World Bridge Team 2021 di Salsomaggiore Italia.
Namun tim Nickell hamper saja tersandung di babak 8 besar ketika hanya menang tipis dari Kolesnik yang diperkuat Finn Kolesnik, David Rosenberg, Ish Delmonte dan Jerry Smatov, Nickell hanya menang 210-208 imp.
Dua pemain terakhir tim Kolesnik cukup dikenal di Indonesia karena Ish Delmonte dulu mewakili Australia sedangkan Jerry Smatov adalah juara Sarundajang Cup ketika masih bermain untuk Bulgaria,
Sebagai pemain professional, mereka berdua memilih berkarier di Amerika Serikat. ***
- Bert Toar Polii – pemain nasional bridge yang mendapat Satya Lencana olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkap pelatih, jurnalis dan di PB Gabsi sebagai Ketua Bidang Humas.
