Olahraga

Bridge Asian Games 2022: Hari Kelabu Buat Mixed Team, Tapi Putri Buat Kejutan

Published

on

Oleh : Bert Toar Polii 

FAKTUAL INDONESIA: Cabor Bridge di Asian Games XIX 2022 Hangzhou baru saja memulai pertandingan hari ini di di Hangzhou Qi-yuan (Zhili) Chess Hall.

Pertandingan cabor bridge akan berlangsung 3 babak, yaitu babak penyisihan, semi final dan final.

Babak penyisihan akan memainkan 22 session untuk putra dan mixed team dan hanya 14 session untuk putri karena hanya diikuti 8 negara.

Pada pertandingan hari ini, hasil berbeda dihasilkan oleh dua tim dari Indonesia.

Advertisement

Di nomor mixed team yang justru di favoritkan untuk meraih medali emas malah mengalami hari kelabu.

Pada session pertama hari ini, tim Indonesia yang menurunkan kombinasi Lusje O Bojoh/Taufik G Asbi danRury Andhani/ Robert Parasian melawan salah satu saingan terkuat mereka China.

Sebetulnya tim Indonesia telah tampil sangat baik di awal turnamen dengan memimpin 13-0 imp sampai board 11.

Sayang sekali petaka datang pada board 12 dimana pasangan Lusje Bojoh/Taufik Asbi memamerkan bidding yang bagus.

Namun keberuntungan belum berpihak kepada mereka.

Advertisement

12/US/B             Utara

S KJ

H 1072

D AKQ4

C QJ82

Advertisement

Barat                                             Timur

S AQ1097                                     S    62

H 653                                            H KJ984

D 85                                              D 9763

C K107                                          C 63

Advertisement

Selatan

S 8543

H AQ

D J102

C A954

Advertisement

 

Barat             Utara            Timur           Selatan

Taufik A                            Lusje B

Pass              1D                Pass             1H (1)

Pass              1NT              Pass              3NT

Advertisement

Dbl (2)            Pass            Pass              Rdbl (3)

//

(1)        Spade

(2)        Lead directing spade

(3)        No Stopper spade

Advertisement

Jalannya penawaran dari pasangan andalan tim mixed Indonesia boleh dikatakan sudah sempurna karena mereka telah mendiskusikan sekuense bidding sampai se detail ini.

Sebab tukar SKJ dari Taufik menjadi HKJ bidding akan berlangsung sama. Sehingga tanpa RDBL maka jelas 3NT sdh pasti mati. Dengan RDBL maka masih ada peluang untuk berlalih ke 4C atau 4D malah bisa 5C/D.

Sekarang persoalan play. Lawan lead S6, S2 dan S9 dimana Taufik Asbi menang SJ. Sangat normal ia potong CK dan kontrak berakhir mati 1. Di meja sebelah juga kontrak 3NT mati 1 sehingga kalah 7 imp.

Kontrak akan bikin jika Taufik memilih potong HK tapi sepertinya sulit untuk menjadi pilihan.

Penawaran yang sama juga terjadi di tim putra antara Singapura melawan China. Singapura juga bid 3NTxx dan mendapat lead S. Pemain Singapura juga memilih line-up yang sama dengan Taufik Asbi. Mereka kalah 14 imp karena di meja lain 3NT bikin plus 1.

Advertisement

Faktor keberuntungan kurang berpihak kepada kita dan Singapura. Seandainya saja mereka memilih potong HK lebih dulu maka hasilnya akan berbeda karena Barat akan kena paksa saat main D dan H terakhir. Jika tahan CK singleton declarer akan main Ace dan kontrak malah plus. Bermain aman maka akan kena placing di spade dan terpaksa masuk garpu ke club.

Selanjutnya di dua board terakhir juga kalah sehingga hasil akhir kalah 14-18 imp atau 8.72-11.28 VP.

Pada session kedua melawan Pakistan, Indonesia mengganti pasangan Conny F Sumampouw/Robert Parasian dengan Rury Andhany/Noldy George.

Sayang sekali Pakistan yang pada session pertama kalah dari kalah dari seharusnya regu lemah Philippina malah berhasil mengalahkan Indonesia dengan skor 6.28 – 13.72 VP.

Di session ketiga melawan Thailand laine-up kembali seperti session pertama. Thailand yang telah mencetak dua kemenangan sebelumnya kembali tampil baik dan menang 11.87 – 8.13 VP.

Advertisement

Dengan tiga kekalahan ini terutama dari Pakistan dan Thailand maka jika ingin tetap berada di jalur semi final harus segera bangkit.

Saat berita ini ditulis, Indonesia sedang berhadapan dengan salah satu saingannya Singapura. Semoga mereka bisa bangkit dan mengalahkan Singapura agar tetap aman di jalur menuju semi final.

Hasil sementara :

1          Thailand                      44.62

2          Chinese Taipei             44.09   0.84

Advertisement

3          China                           36.81   0.66

4          Singapore                    35.8

5          India                            32.47

6          Hong Kong, China      32.34

7          Republic of Korea       23.86

Advertisement

8          Pakistan                       23.65

9          Indonesia                    23.13

10        Japan                           21.34

11        Philippines                   16.39

Berbeda dengan tim mixed, tim putri justru tampil mengejutkan dengan menang dua kali kemudian kalah dari favorit juara China.

Advertisement

Pada session pertama melawan Singapura, Indonesia menurunkan kombinasi Fera Damayanti/Riantini dan Rahma Shaumi/Elsya Ningtyas.

Kombinasi ini menang 15.06 – 4.94 VP. Selanjutnya pada session kedua pasangan Rahma Shaumi/Elsya Ningtyas diganti Ernis Sevita/Yunita Fitry saat melawan salah satu saingan mereka China Hongkong.

Kombinasi ini menang 15.26 -4.74 VP. Sayangnya ketika lawan China dimana pasangan andalan Fera Damayanti/Riantini kita dikalahkan regu favorit China dengan cukup telak 2.37 – 17.63 VP.

Hari ini pertandingan beregu putri telah selesai dan akan dilanjutkan besok.

Hasil sementara :

Advertisement

1          Chinese Taipei             43.3

2          China                           38.5

3          Hong Kong, China      36.9

4          Indonesia                    36.36

5          Singapore                    33.92

Advertisement

6          Thailand                      21.83

7          India                            19.71

8          Republic of Korea       9.48

Pertandingan besok, mixed team akan menghadapi India, Jepang, Philippina dan Korea Selatan. Sedangkan tim putri akan menghadapi India, Chinesse Taipei dan Korea Selatan.

Jadwal pertandingan :

Advertisement

Sessi pagi        : 08.00 – 10.00 WIB

Sessi siang       : 12,30 – 14.30

15.00 –  17.00

17.30 – 19.30

Hasil selengkapnya bisa dilihat disini : https://www.ccba.org.cn/Tour/TourIndex.aspx?tourid=26012 ***

Advertisement

Exit mobile version