Connect with us

Olahraga

Atlet Paratenis Meja David Jacobs Meninggal Dunia, Penyebabnya Masih Simpang Siur

Gungdewan

Diterbitkan

pada

FAKTUAL-INDONESIA: Penyebab meninggalnya atlet anadalan paratenis meja Indonesia, Dian David Mikael Jacobs masih simpang siur.

Jika semula ada yang menduga David berpulang karena serangan jantung namun kemudian beredar informasi yang menyatakan dia mengalami kecelakaan lalu lintas dan pingsan di stasiun kereta api.

Wakil Sekretaris Jenderal Komite Paralimpiade Indonesia atau NPC Indonesia Rima Ferdianto kepada antaranews.com, mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab dan waktu detail meninggalnya David Jacobs.

Rima membenarkan soal kabar meninggalnya David dan dia sedang menuju ke Jakarta dari Solo, Jawa Tengah.

Advertisement

“Iya benar. Saya sedang dalam perjalanan menuju Jakarta (ke rumah duka),” ujar Rima.

Laman tvonenews.com pada hari Jumat, 28 April 2023 – 09:45 WIB melansir Judul Artikel : Atlet Para Tenis Meja David Jacobs Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas. Disebutkan, David meninggal setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di sekitar Stasiun Gambir, Jakarta pada Kamis (27/4/2023) malam. David meninggal dunia di Rumah Sakit Husada pada Jumat (28/4/2023) pukul 4 pagi hari.

Namun kabardki melansir, kabar duka menyebutkan bahwa David pingsan di stasiun kereta api pada Kamis 27 April 2023 malam, ketika hendak menuju ke Kota Solo. Ia sempat dirawat di RS Husada sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Jumat 28 April pukul 04.00 WIB subuh.

Ucapan belasungkawa ramai di media sosial, termasuk dari akun Instagram resmi NPC Jakarta yang mana David Jacobs adalah ketuanya.

Kemarin, David Jacobs melalui akun Instagram resminya(@davidjacobs_tabletenis77 masih mengunggah foto di Insta Story. Dia juga membagikan kolase foto kebersamaan bersama dengan keluarga.

Advertisement

​​Unggahan tersebut pun dibanjiri ucapan duka dari para pengikutnya di Instagram.

David Jacobs lahir dengan nama lengkap Dian David Michael Jacobs pada 21 Juni 1997. Dia adalah para-atlet tenis meja yang memiliki segudang prestasi, termasuk meraih dua perunggu Palimpiade 2012 di London dan 2020 di Tokyo untuk nomor perseorangan kelas 10.

Selain itu, dia juga mengoleksi tiga emas pada Asian Para Games masing-masing pada 2014 di Incheon (perseorangan kelas 10) dan 2018 di Jakarta (perseorangan dan beregu kelas 10).

David Jacobs adalah bukti nyata bahwa tak ada batas dalam meraih prestasi. Dia mengalami masalah fungsional pada salah satu tangannya.

Berkat semangat, fokus, kegigihan, dan ketekunannya menggeluti tenis meja, David Jacobs mampu mengharumkan Indonesia di pentas internasional.

Advertisement

Sebelum menjadi atlet NPC Indonesia, David Jacobs lebih dulu berkarier sebagai atlet tenis meja dan pernah turun pada SEA Games Kuala Lumpur 2001. Ketika itu, dia meraih perunggu ganda putra bersama Ismu Harinto.

Dia juga tampil beberapa kali dalam pesta olahraga dua tahunan di Asia Tenggara tersebut termasuk di Vietnam (2003), Filipina (2005), dan Thailand (2007).

Setelah itu, Jacobs memulai karier sebagai atlet para tenis meja spesialis kelas 10 dengan resmi bergabung menjadi atlet NPC Indonesia pada 2010. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca