News

Wamenhan Minta Alutsista TNI Dirawat dengan Baik

Published

on

Wakil Menteri Pertahanan Letjen TNI M Herindra menyerahkan Dua Unit Helikopter Bell 412-EP HA-5181 dan HA-5182 kepada TNI. (Humas Setjen Kemhan).

Wakil Menteri Pertahanan Letjen TNI M Herindra menyerahkan Dua Unit Helikopter Bell 412-EP HA-5181 dan HA-5182 kepada TNI. (Humas Setjen Kemhan).

FAKTUAL-INDONESIA: Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) TNI harus dirawat sebaik mungkin, sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik. Salah satunya dengan melakukan pemeliharaan. Karena kondisi Alutsista TNI yang prima akan berdampak positif bagi kesiapan operasional TNI.

Hal ini dikemukakan Wakil Menteri Pertahanan Letjen TNI M Herindra dalam sambutannya pada Penandatanganan Berita Acara Serah Terima serta secara simbolis menyerahkan Dua Unit Helikopter Bell 412-EP HA-5181 dan HA-5182 yang telah selesai overhaul, di Skadron-11/Serbu Lanumad Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, Rabu (22/12/2021).

“Perlu diingat, memiliki Alutsista TNI yang tangguh dan personel TNI yang andal adalah modal utama dalam menjaga kedaulatan bangsa,” kata Herindra dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Mantan Danjen Kopassus ini menggarisbawahi pentingnya peningkatan kemampuan dan pembenahan di berbagai bidang, baik Sumber Daya Manusia (SDM) maupun peremajaan peralatan di satuan.

Sejalan dengan hal itu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) berkomitmen mendukung perawatan Alutsista TNI agar kesiapan dan keamanan operasional TNI dalam melaksanakan tugas menegakkan kedaulatan negara maupun mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dapat terlaksana dengan baik dan optimal.

Advertisement

“Kemhan akan terus berkomitmen serius dalam mendukung perawatan Alutsista TNI yaitu dengan memaksimalkan penggunaan anggaran pertahanan untuk pengadaan dan perawatan Alutsista TNI,” kata Herindra.

Wamenhan pun mengatakan bahwa penguatan kemampuan TNI baik dari segi penambahan alutsista maupun sumber daya manusia mutlak dilakukan.

“Alutsista TNI harus dipastikan benar-benar memiliki teknologi yang tinggi, sebagai konsekuensi dan tingginya dinamika perkembangan lingkungan strategis,” tegas mantan Irjen TNI ini. ***

 

Advertisement
Exit mobile version