Connect with us

News

Korban Kebakaran Pasar Wage Purwokerto Terima Bantuan Modal

Avatar

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUALid – Para pedagang di Pasar Wage, Purwokerto, yang menjadi korban Kebakaran pada 2020 lalu, akhirnya bisa bernafas lega setelah mendapat suntikan modal yang diserahkan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Kamis (10/6/2021).

Saat Ganjar datang, para pedagang sudah siap berdiri sejak pagi, dengan menenteng stereofoam. Pada stereofoam itu, tertulis nilai bantuan yang diterima para pedagang  masing-masing mendapat Rp15 juta.

“Alhamdulillah, terimakasih Pak Ganjar. Bantuan ini bisa untuk tambahan modal,” Sukirno (59), salah seorang pedagang.

Sukirno menceritakan, saat kebakaran hebat 2020 lalu, ia bersama para pedagang lain sedang berjualan. Tiba-tiba orang berteriak kebakaran dan api tiba-tiba sudah membesar.

“Saya tidak bisa menyelamatkan barang-barang, langsung lari menyelamatkan diri. Habis semua, tidak ada yang terselamatkan,” katanya.

Advertisement

Hal senada diceritakan Rinto, pedagang Pasar Wage lainnya. Pedagang sembako itu juga mengatakan tidak bisa menyelamatkan semua dagangannya saat kebakaran.

“Tidak bisa menyelamatkan barang, sudah panas oleh api. Yang penting menyelamatkan diri. Kerugiannya cukup besar, sampai Rp100 juta lebih. Alhamdulillah ini dapat bantuan dari Pak Ganjar. Harapannya pasar cepat dibangun lagi, biar kita bisa segera berjualan kembali,” katanya.

Ganjar sendiri menyerahkan bantuan kepada ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Wage. Total bantuan yang diberikan Rp2 miliar lebih. Masing-masing pedagang mendapatkan bantuan Rp15 juta.

“Pak Bupati kemarin ngabari kita, berkirim surat agar kawan-kawan yang jadi korban kebakaran dibantu. Hari ini kita coba berikan bantuan kepada pedagang dan insyaaAllah nanti akan kami bantu lagi,” katanya.

Ganjar mengatakan, Bupati Banyumas sudah berkoordinasi tentang pembangunan Pasar Wage. Dengan anggaran yang terbatas, maka gotong royong harus dilakukan.

Advertisement

“Kita siapkan pembangunannya, kemarin usulannya dari sini Rp15 miliar. Nanti kita pertimbangkan. Kemarin sudah ada hitung-hitungannya dari Pemprov Jateng, mungkin Rp10 miliar sudah cukup untuk renovasi,” jelasnya.

Ganjar mengatakan, segera memberikan bantuan renovasi pasar tersebut. Anggaran kemungkinan akan diambilkan pada tahun anggaran 2022 nanti.

“Segera kita berikan, supaya pedagang bisa kembali berjualan. Mungkin pakai anggaran tahun 2022,” pungkasnya. (Ki Pujo Pandunung)***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *