Home News Lewati Petenis Rep Ceko, Priska Jaga Asa di Grand Slam Yunior Wimbledon

Lewati Petenis Rep Ceko, Priska Jaga Asa di Grand Slam Yunior Wimbledon

oleh Bambang

Priska Madelyn Nugroho. (ist)

FAKTUALid – Bintang muda tenis putri Indonesia, Priska Madelyn Nugroho (18), mengawali langkah gemilang saat meredam perlawanan Lucie Havlickova (Rep Ceko) dengan dua set langsung 6-3, 6-2 guna melaju ke babak kedua Grand Slam Yunior Wimbledon, Senin (5/7/2021), di Kompleks Wimbledon London, Inggris.

Priska yang menempati unggulan ke-11 kali ini tampil dominan. Ia tak memberikan lawannya untuk berkembang sehingga dapat menang dalam tempo kurang dari satu jam.

Di babak kedua Priska akan menghadapi M Paoletti (Italia). Paoletti lolos sesudah menghentikan perlawanan A Blokhina (Amerika Serikat) lewat laga alot tiga set 6-4, 4-6 dan 6-4.

Pandemi Covid-19 yang menjalar hampir keseluruh negara di dunia, menyebabkan Priska tahun lalu terkena imbasnya karena harus melewatkan tahun itu tanpa bisa tampil di rangkaian kejuaraan tenis bergengsi Grand Slam dari AS Terbuka, Wimbledon dan Prancis Terbuka.

Priska harusnya tahun lalu bisa tampil di Main Draw (Babak Utama-red) Grand Slam Prancis Terbuka di level yunior yang akan digelar di Rolland Garros, AS Terbuka dan Wimbledon. Tapi ia harus mengubur keinginannya itu karena pandemi.

“Dibilang sayang, ya pasti sayang banget. Kejuaraan level yunior Prancis Terbuka dan juga AS Terbuka yang baru berlangsung, harusnya saya bisa tampil di main draw. Tapi mau bilang apa lagi, kondisi semua negara akibat pandemi Covid-19 tidak menentu. Kesehatan tetap jadi yang utama,” kata Priska.

Menurut Priska, sebenarnya di Gand Slam AS Terbuka yang telah terlaksana dan Prancis Terbuka yang baru akan dilangsungkan, dirinya masuk main draw. “Ya tapi mau gimana lagi, aplikasi untuk mendapatkan visa ditutup.Jadi ya nggak mungin kan maksa berangkat,” terang Priska.

Ditambahkan Priska, sesungguhnya dirinya ingin sekali dapat bermain baik di Prancis Terbuka dan AS Terbuka tahun lalu. “Sebenernya mah mau banget..ha..ha.. ini kan kejuaraan grand slam,” jelas Priska. “Tapi pandemi menjadikan saya harus mengubur harapan tersebut tahun lalu,” imbuhnya.

Priska meraih prestasi cukup membanggkan di ajang grand slam level yunior, Prancis, Wimbledon dan AS Terbuka pada musim lalu.

Bahkan Priska bersama Alexandra Ealana (Filipina) mengukir prestasi membanggakan dengan jadi juara di sektor ganda putri pada ajang grand slam Australia Terbuka di level yunior .

“Bangga banget bisa juara di level grand slam Australia Terbuka. Tapi aku nggak mau berpuas diri dengan kerberhasilan itu. Aku justru harus berlatih lebih keras karena aku juga ingin bisa meraih prestasi lainnya di ajang grand slam lainnya, di Perancis Terbuka, Wimbledon atau pun di AS Terbuka,” kata Priska kala itu.

Priska merasa bangga mampu kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang Grand Slam setelah dirinya mendapat kesempatan bisa berlaga di Prancis Terbuka, Wimbledon dan AS Terbuka di level yunior. “Mungkin keberhasilan di Australia Terbuka jadikan pelecut semangat untuk berlatih lebih keras lagi karena aku pun juga ingin dapat meraihnya di ajang grand slam lainnya,” terang Priska.

Priska menyatakan masih akan tampil pada kategori tunggal dan ganda untuk kesempatan ajang grand slam berikutnya di Perancis, Wimbledon dan AS Terbuka. Bahkan dirinya berharap jika nanti “naik kelas” ke level senior, Priska tetap ingin dapat kompetitif menghadapi lawan-lawan tangguh di ajang turnamen grand slam. ***

You may also like

Tinggalkan Komentar