News
La Liga 2021/22: Ketajaman Benzema Jadikan Madrid Tipis Diunggulkan Menangi El Clasico Kontra Barcelona

Duel El Clasico kontra Barcelona, Minggu (20/3/2022)
FAKTUAL-INDONESIA: Pimpinan klasemen Real Madrid akan mendapat ujian sesungguhnya dari musuh bebuyutannya Barcelona pada duel El Clasico, Minggu (20/3/2022), di Bernabeu Madrid, Spanyol.
Meskipun Los Blancos unggulan jauh 15 poin di klasemen atas Barcelona, tapi Barca memperlihatkan permainan apik baru-baru ini di bawah Xavi. Barca terus mengikis kesenjangan poin antara rival sengit itu setiap minggu.
“Kami telah mengumpulkan strating eleven gabungan dari semula bertabur bintang,” kata Xavi.
Madrid dan Barcelona memiliki kemewahan penjaga gawang kelas dunia, tetapi kiper Los Blancos Thibaut Courtois sedikit memiliki naluri lebih menggagalkan serangan lini depan Barca.
Mantan kustodian Chelsea yang berusia 29 tahun itu, hanya kebobolan 21 gol dalam 28 pertandingan LaLiga musim ini dengan rata-rata 0,75 per pertandingan, lebih baik dari rekor 26 gol lawannya dalam 25 pertandingan papan atas.
Namun Barca punya mesin andalan baru bek kanan Sergino Dest. Di tahun-tahun sebelumnya, Dani Carvajal akan mendapat tempat di tim ini, tetapi munculnya pemain Amerika Sergino Dest yang menarik membuatnya menggeser dan mengalahkan pemain Spanyol yang lebih senior itu.
Pemain cepat berusia 21 tahun adalah kekuatan menyerang bagi Blaugrana setelah menyelesaikan take-on paling banyak dari rekan satu timnya musim ini (51). Ia juga tidak takut terjebak dalam pertahanan dengan 46 tekel yang dicoba di La Liga dan Eropa .
Selain itu Barca juga punya pemain veteran Gerard Pique meski mungkin senja dalam karirnya, tetapi dia masih seorang rekan setim yang bisa diandalkan manajer Xavi. Pemain berusia 35 tahun itu adalah pemimpin Barca untuk pembersihan yang diselesaikan (73), duel udara yang dimenangkan (74) dan penguasaan bola yang dimenangkan di sepertiga pertahanan (89) — dia adalah kepala yang berpengalaman untuk mengawasi pertahanan tim ini.
Namun trio Madrid: Casemiro, Luka Modric dan Toni Kroos tampaknya telah ada selama bertahun-tahun dan itu adalah tanda kualitas mereka — tidak terkecuali poros lini tengah Brasil berusia 30 tahun. Penting dalam tiga dari empat kesuksesan Los Blancos di Liga Champions antara 2013 dan 2018, datang dari kesolitan ketiganya.
Pemain veteran berkelas yang sama, kecemerlangan pemenang Ballon d’Or 2019 Luka Modric yang terus berlanjut membuatnya mengungguli pesaingnya yang lebih muda di Frenkie de Jong dari Barca. Di bawah manajer Carlo Ancelotti, Modric kian moncer sebagai playmaker.
Pun peamin muda Madrid Vinicius Junior menjadi harapan tersendiri buat klub ibukota Spanyol tersebut. Ia telah mencetak 17 gol dan 14 assist di semua kompetisi, pemain Brasil yang cerdik ini telah membuktikan bahwa dia adalah orang yang membawa Madrid ke era baru mereka setelah senior mereka akhirnya pindah.
Demikian pula penyerang Madrid Karim Benzema kian haru tetap haus gol. Benzema tidak menunjukkan tanda-tanda melambat di usia 34 tahun. Pesepakbola Prancis ini menjalani salah satu musim terbaik dalam karirnya dengan 32 gol dan 13 assist di semua kompetisi.
Hat-trick Champions League yang memenangkan pertandingan untuk mengalahkan Paris Saint-Germain pekan lalu adalah pengingat lain bahwa Benzema akan mengambil beberapa perubahan dari starting eleven Madrid.
Madrid yang tampil di depan publiknya tipis diunggulkan untuk memenangkan El Clasico kali ini. ****