News
Tim Robotika ITS Sabet 10 Penghargaan

Tim Bayucaraka ITS yang berhasil menyabet raihan juara Air Simulation Cup di Fira SimulCup 2021
FAKTUAL-INDONESIA: Tim Robotika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyabet 10 penghargaan dalam Fira SimulCup 2021 secara daring dari Brazil. Tim yang mengirimkan robot terbang Bayucaraka dan robot humanoid Ichiro ini berhasil mengalahkan kompetitor mancanegara seperti Rusia, Korea Selatan, Taiwan, Iran, Brazil, dan Malaysia.
Menurut Perwakilan Pembimbing Tim Robotika ITS, Atar F Babgei ST MSc, Fira SimulCup merupakan bentuk adaptasi pandemi Covid-19 dari kompetisi robotika bergengsi tingkat internasional, Fira RoboWorld Cup, yang terakhir diadakan pada tahun 2019 lalu. “Berkaca pada kondisi saat ini, kami memilih untuk berkompetisi secara daring dari kampus,” jelas Atar.
Kompetisi ini, kata Atar, disajikan untuk kategori setingkat mahasiswa (pro) dan pelajar (youth). Dalam hal ini, Tim Robotika ITS mengirimkan Tim Bayucaraka divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL) yang berkompetisi pada bidang Air Simulation Competition – Pro.
Termasuk tiga robot Tim Ichiro untuk bidang HuroCup – Pro. “Tim Ichiro sendiri bertanding dalam nomor lomba Sprint, Basketball, Weight-lifting, serta Archery dengan satu robot besar (adult size) dan dua robot kecil (kid size),” ujar dosen yang juga pembimbing tim Bayucaraka tersebut.
Tim Bayucaraka berhasil menyabet juara pertama di bidang Air Simulation Competition tersebut, yang menantang mereka untuk mengatur programming simulasi robot terbang secara virtual yang dapat melewati moving obstacle berupa gerbang yang bergerak. “Simulasi ini diulangi sebanyak tiga kali, kemudian dicatat hasil waktunya,” ujarnya.
Dibandingkan kompetitornya, menurut Atar, simulasi Tim Bayucaraka berhasil 100 persen untuk melewati gerbang tersebut dengan raihan waktu tercepat sehingga berhasil meraih gelar juara. Model kompetisi seperti ini diakui memberikan tantangan tersendiri karena tidak menggunakan bentuk fisik, melainkan simulasi seperti halnya yang mereka lakukan saat latihan.
Sementara, Tim Ichiro berhasil menyabet sembilan perhargaan pada bidang HuroCup. Pada nomor lomba Sprint, tim Ichiro mendapatkan juara pertama untuk adultsize dan kidsize. Dalam nomor lomba ini, robot ditantang untuk dapat berlari maju dan mundur sejauh tiga meter untuk adultsize serta empat meter untuk kidsize. “Menariknya, Tim Ichiro mampu mencetak rekor dunia baru untuk robot kidsize dengan perolehan waktu 28 detik serta 39 detik untuk adultsize,” beber Atar dengan bangga.
Berikutnya, untuk nomor lomba Weight-lifting, robot besutan Tim Ichiro berhasil meraih juara pertama untuk adultsize dan juara kedua untuk kidsize. Dalam nomor lomba ini, robot ditantang untuk dapat mengangkat beban maksimal sebanyak lima kali percobaan. “Konsepnya seperti lomba angkat besi pada olimpiade, di mana robot tim Ichiro berhasil mengangkat beban 100 disc untuk kategori adultsize,” jelas dosen Departemen Teknik Biomedik ITS tersebut.
Sedangkan untuk kategori Basketball, robot ditantang untuk memasukkan bola ke keranjang dalam lima ronde. Terdapat tiga jenis poin untuk nomor lomba ini berdasarkan jarak robot memasukkan bola yaitu lima, tiga, dan dua poin. Dalam hal ini, tim Ichiro menargetkan untuk mendapatkan dua poin saja dengan jarak lokasi paling dalam. Hebatnya, tim yang berada di bawah bimbingan Muhtadin ST MT ini mampu mendapatkan juara pertama adultsize dan juara ketiga kidsize.***