Home NasionalNusantara Simak! Aturan PPKM Darurat Kota Semarang Alami Perubahan

Simak! Aturan PPKM Darurat Kota Semarang Alami Perubahan

oleh Ki Pujo Pandunung

 

FAKTUALid – Terhitung mulai 14 Juli 2021, telah dilakukan perubahan terhadap beberapa poin penting dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Semarang.

Perubahan terhadap sejumlah poin penting dalam aturan PPKM Darurat Kota Semarang itu patut disimak masyarakat, supaya tidak terjadi salah persepsi, terutama dalam hal melangsungkan pernikahan, beribadah, bersekolah dan lainnya.

Perubahan atas aturan PPKM Darurat itu pun sudah diteken Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Yang pertama, fasilitas produksi/konstruksi/pelayanan masyarakat buka 100 perse. Poin ini masuk sektor critical.

Kedua, kantor perbankan dan lembaga keuangan untuk pelayanan masyarakat buka 50 persen, pelayanan administrasi buka 25 persen. Untuk pabrik buka 50 persen dan pelayanan administrasi perkantoran buka 10 persen.

Yang ketiga, untuk kegiatan pernikahan hanya untuk prosesi akad nikah/pemberkatan pernikahan/sakramen pernikahan dengan jumlah tamu sebanyak-banyaknya 10 orang. Keempat, tidak mengadakan kegiatan peribadatan atau keagamaan secara berjamaah di rumah ibadah.

Kelima, untuk sektor non esensial dapat bekerja dengan sistem WFH di rumah 100 persen. Sekolah dilakukan secara online di rumah 100 persen.

Sedangkan perubahan keenam, tempat usaha mengutamakan pemesanan barang secara daring dengan fasilitas layanan antar. Wajib menerapkan prokes ketat. Pelaku usaha juga tidak diperbolehkan menaikkan harga barang. Tujuannya untuk menjaga kestabilan daya beli masyarakat.***

Tinggalkan Komentar