Home NasionalNusantara Menkes, Solo Menjadi Salah Satu Kota dengan Vaksinasi Tertinggi

Menkes, Solo Menjadi Salah Satu Kota dengan Vaksinasi Tertinggi

oleh Ki Pujo Pandunung

 

Menkes, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Jateng, tinjau gudang obat di Solo. (Foto: Istimewa)

FAKTUALid – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan penambahan vaksin untuk Jawa Tengah, termasuk Soloraya, dipastikan segera dikirim. Sebab pihaknya melihat sendiri, minat vaksinasi di Jateng sangat tinggi.

“Hari ini kami meninjau vaksinasi di Solo, katanya sudah hampir 50 persen, sehingga menjadi salah satu kota dengan vaksinasi tertinggi. Akan saya kirim lebih banyak agar bisa lebih tinggi angka yang divaksin,” kata Menkes, saat meninjau vaksinasi dan gudang obat di Surakarta, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Ganip, dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Sabtu (17/7/2021).

Pendapat senada dikatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Menurutnya, penyediaan vaksin akan ditambah terus sehingga target yang dicapai akan semakin banyak.

Panglima TNI juga mengapresiasi masyarakat, baik perorangan maupun kelompok, yang berperan penting dalam berperang melawan musuh tak terlihat yaitu Covid-19.

“Peran perorangan dan kelompok diperlukan dengan vaksinasi dan disiplin menggunakan masker. Perang melawan Covid-19 juga dilaksanakan dengan cara menggunakan masker di manapun dan isolasi mandiri sehingga keduanya menjadi budaya,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga diluncurkan bantuan sosial berupa paket sembako yang didistribusikan oleh TNI-Polri kepada masyarakat yang terdampak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menambahkan antusiasme masyarakat Jawa Tengah untuk vaksinasi tidak boleh pupus. Skenario percepatan dan penambahan vaksin juga terus digarap untuk menjaga antusiasme tersebut.

Menurut Ganjar, dari peninjauan di Jawa Tengah itu pemerintah pusat dapat melihat secara langsung bagaimana antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.

“Tadi sempat ngobrol, dan semua menyampaikan agar antusiasme ini jangan sampai pupus. Kalau manajemen vaksinnya bisa bagus, kita bisa lakukan percepatan,” katanya.

Langkah percepatan itu juga didukung oleh permintaan penambahan vaksin untuk masyarakat Jateng. Ganjar juga sudah meminta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk menyiapkan skenario penambahan sampai 300 persen. Kalau itu bisa dilakukan maka mengahadapi Covid-19 varian delta, vaksin menjadi salah satu cara pencegahan.***

 

Tinggalkan Komentar