Home NasionalNusantara Inspektorat Kabupaten Semarang Berhasil Kembalikan Uang Negara Hasil Pemeriksaan

Inspektorat Kabupaten Semarang Berhasil Kembalikan Uang Negara Hasil Pemeriksaan

oleh Ki Pujo Pandunung

Foto: Jatengprov.go.id

FAKTUAL-INDONESIA: Sepanjang 2020-2021, Inspektorat Kabupaten Semarang, Jateng, berhasil mengembalikan uang negara  hasil pemeriksaan sebesar Rp505,7 juta.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kabupaten Semarang, Sunarto, dalam Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) 2021, di Balairung PP PAUDNI dan Dikmas, Ungaran, Kamis (11/11/2021).

Rincian uang yang dikembalikan, yakni sebesar Rp413,45 juta ke kas negara, sisanya Rp92,25 juta ke kas daerah. Jumlah itu berasal dari 139 hasil pemeriksaan terhadap objek pemeriksaan (obrik) pada 2020, dan 139 pemeriksaan hingga Oktober 2021.

Menurutnya, pemeriksaan sepanjang 2020, sebanyak 80 persen temuan telah ditindaklanjuti. Pada semester I/2021, hasil tindak lanjut tercatat 61,5 persen. Hasil pemeriksaan oleh Inspektorat Provinsi Jawa Tengah sampai dengan 2021, sebanyak dua rekomendasi telah diselesaikan.

Sementara pemeriksaan oleh BPK, sampai 2020, sebanyak 572 dari 688 rekomendasi telah ditindaklanjuti, dan sisanya masih dalam proses penyelesaian.

Dari hasil audit kinerja, Dinas Perhubungan mendapat skor penilaian tertinggi, yakni 96,5, disusul DPU (96,03), dan Dinas Pariwisata (94).

Untuk kinerja pemerintahan desa, Desa Banding Kecamatan Bringin meraih skor 95,92, Desa Rembes (94,3), dan Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak (93,6).

“Keenam institusi tersebut mendapat penghargaan dari Bupati Semarang,” jelasnya.

Di sisi lain, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengingatkan seluruh SKPD dan pemerintahan desa untuk meningkatkan mutu kinerja di tahun mendatang.

Dijelaskan, persetujuan DPRD terhadap raperda tentang APBD tahun anggaran 2022 akan dilaksanakan pertengahan November 2021. Hal tersebut merupakan prestasi tersendiri, karena biasanya ditetapkan di akhir November tahun berjalan.

“Kondisi ini harus memacu kita untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tegas bupati.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, mengimbau para kepala SKPD tetap konsisten menyusun anggaran berbasis kinerja, sesuai visi dan misi bupati yang tercantum dalam RPJMD.

‌“Program kegiatan harus inovatif, dan mengangkat potensi daerah demi memacu pendapatan asli daerah,” jelasnya.***