Home NasionalNusantara Wali Kota Solo Keluarkan SE Tentang PPKM Level 4 Covid-19

Wali Kota Solo Keluarkan SE Tentang PPKM Level 4 Covid-19

oleh Uti Farinzi
 
 

Pasar Klewer Solo ditutup selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4. (Foto: Istimewa)

 
FAKTUALid –  Wali Kota Solo mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 067/2236 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19. Menyusul diperpanjangnya PPKM Darurat mulai tanggal 21 hingga 25 Juli.
 
Dalam SE terbaru tersebut isinya hampir sama seperti SE sebelumnya.
 
“Hari ini nanti ditandatangani se nya sesuai dengan posisi kot solo yng level 4 sampai 25 juli,” jelas Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, Rabu (21/7/2021).
 
Menurut Teguh, aturan dalam level 4 masih sama seperti PPKM Darurat. Karena level 4 dengan PPKM Darurat statusnya masih sama.
 
Diantaranya disebutkan pengaturan aktivitas pasar tradisional dan pasar darurat, berlaku khusus untuk pasar sektor kritikal untuk durasi proses bongkar muat distribusi barang pukul 02.00 — 05.00 WIB, sedangkan waktu proses jual beli barang pukul 05.00 — 17.00 WIB.
 
Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/ma// hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan ditempat (dine-in) sampai dengan pukul 20.00 WIB.
 
“Warung makan dan sebagainya sampai pukul 20.00 WIB. Sementara ini belum boleh makan di tempat, aturan mawih sama,” jelas Teguh lagi.
 
Selain itu untuk kegiatan pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara, kecuali akses untuk restoran, supermarket, pasar swalayan, dan toko obat sampai dengan pukul 20.00 WIB;
 
Waktu operasional kegiatan supermarket atau pasar swalayan/kelontong yang menjual kebutuhan sehari — hari jam 06.00 — 20.00 WIB.
 
Sedangkan untuk kegiatan pernikahan, aturan dalam SE PPKM Level 4, juga sama seperti sebelumnya yakni kegiatan akad nikah / pemberkatan dihadiri maksimal 10 orang termasuk pengantin.
 
“Dengan membawa hasil uji negatif swab PCR atau swab antigen paling lama lx 24  jam setiap individu di tempat yang telah disetujui oleh Satgas Penanganan COVID—19 Kota Surakarta dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat,” tambah Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Solo, Ahyani. (Uti Farinzi) ***

Tinggalkan Komentar