Home NasionalNusantara Solo Dapat Bantuan Oksigen Konsentrator dan 200 Tabung Oksigen

Solo Dapat Bantuan Oksigen Konsentrator dan 200 Tabung Oksigen

oleh Uti Farinzi
 

Oksigen konsentrator dari Kemenko Manives tiba di Kota Solo. (Foto : Istimewa)

 
 
FAKTUALid –  Bantuan oksigen untuk rumah sakit (RS) di Solo, Jawa Tengah, mulai berdatangan. Setelah sebelumnya mendapat bantuan 200 tabung oksigen dari Shopee yang didatangkan langsung dari Singapura, hari Sabtu (24/7/2021), malam, Kota Solo mendapatkan bantuan 150 oksigen konsentrator dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
 
Tidak hanya itu, pada hari yang sama Kota Solo juga mendapatkan lagi bantuan 200 tabung oksigen dari Shopee yang juga didatangkan langsung dari Singapura.
 
“Kita dapat 150 oksigen konsentrator dari Kemenko Manives. Ini bantuan sangat cepat sekali, kemarin staf khusus Pak Menko ke sini, terus malam dikirim dan hari ini tiba di Solo. Langsung saya distribusikan ke rumah sakit,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo,  Siti Wahyuningsih, di Balai Kota Solo.
 
Oksigen konsentrator tersebut didistribusikan ke 15 RS dan tempat isolasi  terpusat untuk pasien Covid-19 gejala ringan di SD Cemara 2, SD Panularan 06, serta di SMPN  25 Solo.  Bantuan tersebut sangat membantu RS yang saat ini bermasalah dengan oksigen.
 
Pembagiannya tidak akan sama rata di setiap RS akan dibagi berdasarkan skala kebutuhan. Siti mengatakan dengan alat ini, diharapkan masalah kebutuhan RS akan oksigen bisa terbantu apalagi RS di Solo selama ini menjadi rujukan dari daerah lain.
 
“Fungsinya sama seperti oksigen biasanya cuma beda cara kerjanya saja. Yang pasti lebih irit,” ujarnya.
 
Sementara itu untuk bantuan 200 tabung oksigen dari Shopee yang datang langsung dari Singapura, Siti mengatakan ini sangat membantu. Apalagi kebutuhan oksigen di RS di Solo sangat tinggi.
 
“Tadi ada keterlambatan, seharusnya pesawat mendarat jam 12.30 WIB tapi ada keterlambatan karena harus mendarat dulu di Batam. Begitu tiba langsung dibongkar, bawa ke sini (Kantor DKK Solo) dan langsung didistribusikan ke RS,” jelasnya lagi.
 
Siti berharap pasokan oksigen ke RS di Solo bisa rutin dilakukan. Meskipun setiap hari RS di Solo selalu kesulitan oksigen tetapi pihaknya bersyukur RS di Kota Solo bisa saling membantu dengan saling pinjam.
 
Sebelumnya, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan kebutuhan oksigen RS di Solo mencapai 59 ton per hari. Selama dua minggu ini, dirinya mengaku secara intens berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan dan Menko Manives.
 
“Datang lagi 200 tabung bantuan dari Shopee dan oksigen konsentrator dari Pak Luhut. Tiap hari RS sport jantung untuk mencari pasokan oksigen baru. Kalau bisa imoor kita imoir kalau bisa datangkan bantuan, kita lakukan,” pungkasnya. (Uti Farinzi)***

Tinggalkan Komentar