Home NasionalNusantara Sempat Tertahan, Bea Cukai Surakarta Akhirnya Keluarkan Tabung Oksigen Dari Singapura

Sempat Tertahan, Bea Cukai Surakarta Akhirnya Keluarkan Tabung Oksigen Dari Singapura

oleh Uti Farinzi
 

Tabung oksigen bantuan hibah yang dikirim dari Singapura, dibawa ke Kantor DKK Solo. (Foto : Istimewa)

 
 
FAKTUALid –  Bea Cukai Surakarta, mengeluarkan hibah bantuan 200 tabung oksigen yang dikirim dari Singapura untuk Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Senin (19/7/2021) siang. Bantuan yang tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo, Sabtu (16/7/2021) itu sebelumnya sempat tertahan karena menunggu proses administrasi.
 
Pengeluaran barang hibah 200 tabung
oksigen dari Singapura tersebut sudah tercantum di Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.02/2021 tentang Pemberian Fasilitas Kepabeanan dan/atau Cukai serta Perpajakan atas Impor Barang untuk Penanganan Covid-19.
 
“Berdasarkan peraturan tersebut, tabung oksigen masuk dalam kategori barang pembebasan Bea Masuk dan
PDRI (Pajak Dalam Rangka Impor). Dari pihak Bea Cukai sudah melakukan langkah yang proaktif dengan berkoordinasi dengan pihak terkait antara lain, Gapura, Angkasa Pura Logistic, serta dari Dinkes Pemkot Surakarta,” jelas Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Surakarta, Aries Baroto, di Terminal Cargo Bandara Adi Soemarmo Solo.
 
Menurut Aries, sebenarnya hibah tabung oksigen tersebut tidak tertahan tetapi ada proses administrasi dokumen. Yakni surat pembebasan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)  untuk barang-barang terkait penanggulangan Covid-19 yang harus dilakukan untuk barang hibah.
 
“Surat dari BNPB sudah kami terima Minggu (18/7/2021) malam jadi hari ini segera kita keluarkan karena kebutuhan oksigen sangat ditunggu-tunggu,” katanya.
 
Bantuan oksigen langsung dari luar negeri untuk Kota Solo ini merupakan yang pertama kali di Jawa Tengah. Sebelumnya telah datang bantuan yang sama melalui Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.
 
Proses pengeluaran tabung oksigen tersebut saat ini sudah bisa dilaksanakan dan disaksikan juga oleh DKK Kota Solo, Angkasa Pura Logistic, Satgas Covid-19 dari TNI AU, dan Bea Cukai Surakarta.
 
“Dengan dukungan dan koordinasi dari semua pihak yang berwenang, semoga barang hibah ini dapat membantu meringankan beban dari masyarakat yang saat ini sedang menderita Covid-19. Kami selalu siap dan berkomitmen penuh untuk mendukung agar proses pengeluaran barang bisa dijalankan secepatnya,
tentunya dengan tidak melanggar ketentuan yang berlaku,” katanya lagi.
 
Sementara itu, Kepala DKK Solo Siti Wahyuningsih pada kesempatan yang sama mengatakan bantuan oksigen tersebut dari Shopee untuk Pemkot Solo yang akan digunakan di rumah sakit (RS) yang merawat Covid-19.
 
“Ada 200 tabung, nanti didistribusikan ke seluruh rumah sakit yang merawat Covid-19. Ada 15 RS, tapi nanti tidak bisa kita sama ratakan, karena RS milik pemerintah banyak yang kurang. Kalau RS swasta nanti kita buat proporsional sesuai tempat tidur untuk Covid,” ucap Siti.
 
Untuk RS pemerintah akan diberikan di RSUD dr Moewardi dan RS Bung Karno. Menurut Siti, tabung oksigen bisa dipinjam pakai untuk RS swasta yang membutuhkan.
 
Menurut Siti, beberara hari ini RS di Solo krisis oksigen. Sehingga mereka saling pinjam antara RS. Dengan adanya tabung oksigen ini maka stok oksigen bisa ditambah. Kemarin, tabung oksigen kurang sehingga pasokan oksigen yang masuk ke Solo juga tidak banyak.
 
“Dengan bantuan ini setidaknya  bisa tenang karena pasien juga bertambah apalagi Solo kan jadi RS rujukan,” kata Siti.
 
Setelah dikeluarkan Bea Cukai Surakarta, ratusan tabung oksigen seberat 14,175 ton itu dibawa ke Kantor DKK Solo. Sebelum didistribusikan ke RS.
 
“Hari ini segera didistribusikan sehingga bisa dimanfaatkan untuk menolong pasien,” ujarnya. (Uti Farinzi) ***
 

Tinggalkan Komentar