Home NasionalNusantara SE Wali Kota Solo, Balita Tetap Diperbolehkan Masuk Mal

SE Wali Kota Solo, Balita Tetap Diperbolehkan Masuk Mal

oleh Uti Farinzi

Salah satu mal di Kota Solo sudah padat dengan pengunjung termasuk anak-anak. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengeluarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo terbaru tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua. Dalam SE terbaru tersebut aturan yang diberlakukan masih sama, diantaranya anak-anak usia di bawah 12 tahun tetap diperbolehkan masuk ke mal maupun tempat wisata dengan pendampingan orangtua.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa mengatakan dalam draft yang dibuat tim satgas penanganan Covid-19 Kota Solo, anak di bawah usia lima tahun tidak diperbolehkan masuk ke mal.

“Kemarin kan belum ditandatangani, beritanya jadinya simpang siur. Yang pasti kita tidak ingin mempersulit kegiatan warga, anak-anak silahkan berkegiatan. Tenang saja, wong habis ini anak-anak usia enam hingga 11 tahun kan juga disuntik vaksin, tenang saja,” jelas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota Solo, Rabu (3/11/2021).

Gibran mengatakan dirinya tetap mengizinkan anak-anak balita masuk ke mal dan tempat publik lainnya karena yakin saat ini angka kasus Covid-19 semakin membaik.

“Kalau anak-anak dikurung terus kasihan. Biarlah mereka beraktivitas, jalan-jalan sama bapak ibunya. Yang penting bapak ibunya sudah divaksin,” jelasnya lagi.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu juga mengatakan pihaknya tidak ingin mempersulit kegiatan warga. Karena hal tersebut juga sebagai salah satu ikhtiar untuk pemulihan ekonomi di Kota Solo.

“Kita kan saat ini fokus pada pemulihan ekonomi kok malah dilarang-larang,” katanya.

Gibran mengaku tidak khawatir jika dengan kebijakan tersebut akan meningkatkan kasus Covid-19 pada anak-anak. Apalagi sudah ada langkah preventif yang dilakukan.

“Yang pasti namanya kasus sulit di nolkan. Tapi yang penting mitigasi diperketat, langkah preventifnya dengan menyiapkan isolasi terpusat (isoter) anak dan vaksinasi untuk anak,” pungkasnya. ***