Home NasionalNusantara Ruang Indoor Menjadi Salah Satu Tempat Penyebaran Varian Delta

Ruang Indoor Menjadi Salah Satu Tempat Penyebaran Varian Delta

oleh Uti Farinzi
 

Webinar Gugus Covid-19 dengan tema, “Menarik Rem Darurat” yang diselenggarakan UMS. (Foto : Istimewa)

 
 
FAKTUALid – Penularan varian Delta cukup cepat dan ruang indoor (tertutup) menjadi salah satu tempat penyebaran yang jarang diperhatikan oleh masyarakat. Hal ini dikatakan Ketua Gugus Penanggulangan Covid-19 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo,  Prof. Dr. dr. EM Sutrisno, M.Kes.
 
“Ruang indor perlu diperhatikan karena beresiko tinggi apalagi dengan tidak menggunakan protokol kesehatan,” ujar Wakil Rektor 4 UMS itu dalam Webinar Gugus Covid-19 dengan tema, “Menarik Rem Darurat” pada Sabtu (17/07/2021) melaui Zoom Meeting.
 
Dia juga mengingatkan semakin tingginya kasus kematian akibat Covid-19 di bulan Juli ini, yang mencapai 982 kasus harian. Dan di Kabupaten Sukoharjo, minimal terdapat 30 kasus kematian dalam satu minggu.
 
Kondisi merah yang juga ada di lingkungan UMS, memaksa kegiatan rutin kampus belum dapat dilaksanakan secara luring maupun blanded.
 
“Selama kegiatan ini bisa ditunda, maka diundur dulu lah,” katanya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, dr Yunita Wahdiyati, M.Si dalam webinar tersebut mengatakan Kabupaten Sukoharjo termasuk dalam zona merah. Sehingga tarik rem darurat menjadi langkah bijak yang harus segera dilakukan.
 
“Diharapkan mobilitas penduduk berhenti dan kasus semakin landai,” ujarnya.
 
Lebih lanjut Yunita mengatakan vaksin belum dapat mencegah Covid-19 secara total, maka perlu bagi masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
 
“Meski sudah tervaksin tetap jaga protokoll kesehatan, vaksin bukan obat, mencegah juga belum bisa 100 persen,” ucapnya.
 
Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 UMS, Okti Sri Purwanti, menambahkan dalam penanganan Covid-19, UMS menyediakan Wisma Sehat yang terdiri dari 23 Kamar di Gedung Hijau Pesma KH Mas Mansur dan 24 Kamar di Gedung Biru Pesma KH Mas Mansur.
 
“Wisma sehat ini dipergunakan bagi dosen, karyawan maupun mahasiswa UMS yang terpapar Covid-19 dengan gejala ringan, Mahasiswa-mahasiwa yang sekiranya tidak memungkinkan isolasi mandiri di kos, mereka akan tinggal di Wisma Sehat UMS,” pungkasnya. (Uti Farimzi) ***

Tinggalkan Komentar