Nusantara
Ratusan Penghuni Griya PMI Peduli Yang Terpapar Covid-19 Sudah Membaik

Petugas kesehatan melakukan tes swab penghuni Griya PMI Peduli Solo. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Sebanyak 108 penghuni dan staf Griya PMI yang sebelumnya dinyatakan positif terpapar Covid-19, hari Kamis (10/3/2022) ini sudah menyelesaikan masa isolasi mandiri (isoman). Dari 108 penghuni tersebut, 66 diantaranya adalah warga penghuni Griya PMI Peduli yang sebagian besar adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan 29 mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan sisanya adalah staf.
“Hari ini teman-teman griya susah selesai isoman 10 hari, setelah tanggal 1 kemarin kita swab PCR hari ini kita lakukam tes swab evaluasi tapi sampling. Mereka yang sudah tidak bergejala isoman 10 hari kalau masih ada gejala tambah tiga hari menjadi 13 hari,” jelas Kepala Bagian Pelayanan Kesehatan PMI Solo, dr. Arina Hidayati, di Griya PMI Peduli , Kamis (10/3/2022).
Itupun dengan aturan pasien sudah bebas gejala dan tanpa minum obat. Jika hasil tes swab evaluasi yang dilakukan hari ini semua negatif maka mulai besok Griya PMI Peduli sudah beraktifitas seperti biasa kembali.
“Kalau masih ada yang positif, akan dilanjutkan dengan isoman lagi tambah tiga hari. Jika semua negatif maka tenda-tenda juga akan dikosongkan dan bisa kembali beraktifitas seperti biasa,” jelasnya lagi.
Lebih lanjut Arina mengatakan tes swab evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pasien yang terpapar Covid-19 sudah benar-benar sembuh. Selain itu juga tidak ada lagi kekhawatiran dari staf dan karyawan yang bekerja di Griya PMI.
“Ini demi keamanan dan memberikan rasa nyan kepada rekan-rekan untuk bekerja. Saat ini pasien juga sudah membaik tidak ada gejala berat,staf juga sudah semangat untuk kembali pulang ke rumah,” katanya.
Sementara itu menurut Staf Medis Bagian Perawat, Mujtahid, ada dua pasien yang kondisinya sempat memburuk. Tetapi saat ini salah satu pasien yang sempat menggunakan infus sudah bisa duduk dan membaik.
“Satu lagi meninggal, yang meninggal usianya 80 tahun namanya Mbah Sukini. Tetapi sebelum di tes PCR tanggal 1 kemarin, dia sudah sakit duluan. Pas di tes PCR hasilnya positif,” katanya.
Pemakaman penghuni Griya Bahagia PMI tersebut menggunakan standar protokol kesehatan (prokes). Pasca terpaparmya ratusan penghuni Griya PMI, saat ini Griya PMI terus memperketat protokol kesehatan. Diantaranya dengan membatasi tamu dan keluarga yang datang.