Home NasionalNusantara Penyekatan Jalan di Solo Diharapkan Turunkan Mobilitas Masyarakat 30 Persen

Penyekatan Jalan di Solo Diharapkan Turunkan Mobilitas Masyarakat 30 Persen

oleh Uti Farinzi
 
 

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. (Foto : Istimewa)

 
 
FAKTUALid – Penyekatan dan penutupan ruas jalan di Kota Solo yang dilakukan Polresta sejak awal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga hari ini mampu mengurangi mobilitas masyarakat.
 
“Penyekatan di pintu masuk Kota Solo dan penutupan ruas jalan mampu menurunkan mobilitas lalu lintas hingga 2 hingga 3 persen setiap hari,” jelas Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Jumat (9/7/2021).
 
Menurut Kapolresta dengan memperluas penutupan jalan menjadi enam ruas, ditargetkan terjadi penurunan mobilitas kendaraan di Kota Solo minimal 30 persen.
 
“Harapannya dengan cara bertindak ini menekan penyebaran covid yang meningkat di Kota Solo,” jelasnya lagi.
 
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra menambahkan berdasarkan evaluasi dari penutupan ruas jalan yang dilakukan sejak beberapa hari ini, sebagian besar masyarakat sudah mulai paham dan mematuhi aturan yang berlaku.
 
“Yang masih menjadi evaluasi yakni jalan kampung. Jalan kampung ini masih punya akses ke jalur utama,” katanya.
 
Penyekatan dilakukan di tiga pos penyekatan pintu masuk Kota Solo. Seperti di Pos Makutho, Pos Jurug dan Pos Simpang Tiga Faroka. Sedangkan penutupan ruas jalan dilakukan di enam titik. Yakni Jalan Dr Rajiman, Jalan Piere Tendean, Jalan  Gatot Subroto, Jalan Yos Sudarso, Jalan Urip Sumoharjo. Selain itu juga Jalan Slamet Riyadi yang akan ditutup mulai Jumat hingga Minggu.
 
Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan saat ini penutupan ruas jalan sementara masih dilakukan di enam ruas jalan.
 
“Sementara penutupan itu dulu, mungkin gak bertambah tapi dipindah. Tapi nanti koordinasi dulu dengan Pak Kasatlantas, geser kan tapi belum tahu, sementara ini dulu enam ruas jalan,” pungkasnya. (Uti Farinzi) ***

Tinggalkan Komentar