Home NasionalNusantara Penutupan Jalan Utama Kota Solo Diperpanjang Hingga 20 Juli

Penutupan Jalan Utama Kota Solo Diperpanjang Hingga 20 Juli

oleh Uti Farinzi
 

Penutupan Jalan Slamet Riyadi Solo diperpanjang hingga 20 Juli. (Foto : Istimewa)

 
FAKTUALid –  Penutupan Jalan Slamet Riyadi yang merupakan jalan protokol di Kota Solo, Jawa Tengah diperpanjang hingga Selasa (20/7/2021) mendatang. Sebelumnya jalan protokol tersebut hanya akan ditutup hari Jumat hingga Minggu (11/7/2021) kemarin.
 
“Penutupan dilaksanakan full 24 jam nonstop. Jadi awalnya,  minggu malam kita buka tetapi akhirnya kita perpanjang sampai tanggal 20 Juli mendatang,” jelas
Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Adhytiawarman Gautama Putra , Senin (12/7/2021).
 
Menurut Adhytiawarman, kebijakan ini dikeluarkan untuk semakin menekan angka mobilitas masyarakat di Kota Solo. Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, dari penutupan ruas jalan di Kota Solo menunjukkan penurunan mobilitas masyarakat hampir sesuai target yakni 30 persen.
 
“Sebenarnya pasca penutupan sejumlah ruas jalam sejak awal pekan lalu, pola pergerakan masyarakat terus berkurang,” jelasnya lagi.
 
Data yang dikeluarkan Google Mobility Report, penurunan menyentuh angka 27 sampai 28 persen. Kasatlantas menyebut hal tersebut membuktikan jika kebijakan penutupan jalan berhasil.
 
“Kenapa kita perpanjang  yaitu untuk menekat mobilitas melebihi target kita. Jadi saya mohon  kalau tidak berkempentingan dirumah saja dulu,” katanya.
 
Sebab kebijakan tersebut akan percuma jika tidak diiringi dengan kesadaran masyarakat. Lebih lanjut Lasatlantas mengatakan selama pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Solo, jumlah kasus persebaran kasus Covid-19 menurun.
 
Dari sebelumnya bisa mencapai 300 kasus lebih  saat ini hamya berkisar pada angka 100 hingga 150 per hari.  Selain itu, angka kesembuhan juga meningkat hingga 350 orang perhari.
 
“Ini yang kita harapkan,” ujarnya.
 
Tetapi dirinya sangat menyayangkan masih banyak warga masyarakat yang mengabaikan aturan. Karena masih banyak warga yang mencoba masuk ruas jalan yang ditutup.
 
“Bukan untuk bekerja, tapi hanya sekedar jalan-jalan. Seperti di ruas Jalan Slamet Riyadi malah digunakan untuk olahraga dijalan. Akhirnya kita minta untuk pulang,” katanya lagi.
 
Selain Jalan Slamet Riyadi, ruas jalan lain yang masih ditutup adalah Jalan Urip Sumoharjo, Pierre Tendean, Dr Radjiman, Gatot Subroto, dan Yos Sudarso.
(Uti Farinzi) ***

Tinggalkan Komentar