Home NasionalNusantara Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Polresta Solo Tutup Jalan Dr Rajiman

Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Polresta Solo Tutup Jalan Dr Rajiman

oleh Uti Farinzi
 

Polisi tutup ruas Jalan Dr Rajiman Solo selama PPKM Darurat. (Foto : Istimewa)

 
FAKTUALid – Penindaklanjuti penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Polresta Solo melakukan penutupan ruas jalan di Jalan Dr Rajiman. Semula penutupan jalan akan dilakukan di jalan utama Kota Solo, yakni Jalan Slamet  Riyadi.
 
Penutupan Jalan Dr Rajiman tersebut dilakukan mulai Senin (5/7/2021) hingga Selasa (20/7/2021) mendatang.
 
“Pengalihan arus untuk  menindaklanjuti pelaksanaan PPKM Darurat, semula di Jalan Slamet Riyadi. Mengingat sejumlah petimbangan dan hal-hal  lain maka pengalihan dialihkan ke sepanjang Jalan Dr Rajiman,” jelas Wakasatlantas Polresta Surakarta AKP Sutoyo.
 
Penutupan jalan mulai dari simpang tiga Pasar Klewer (simpang Moonlight) sampai simpang empat Pasar Kembang. Ruas jalan yang ditutup tersebut sejauh tiga kilometer.
 
Sepanjang Jalan Dr Rajiman tersebut merupakan kawasan sentra bisnis di Kota Solo. Selain Pasar Klewer juga deretan pertokoan dan pusat berbelanjaan.
 
“Pemindahaan pembatasan kegiatan dari semua Jalan Slamet Riyadi ke Jalan Dr Rajiman salah satu pertimbangannya dilihat dari masyarakat di kawasan itu yang belum mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama diterapkannya PPKM Darurat,” jelasnya lagi.
 
Wakasatlantas juga mengatakan penutupan jalan tersebut baru tahap pertama. Selanjutnya, Polresta Solo akan terus memantau dan mengevaluasi, jika masih ada kawasan pertokoan yang menimbulkan kerumunan maka juga akan dilakukan penutupan jalan.
 
“Kita pantau terus, kalau ada kerumunan, masih ada toko-toko yang buka tetap akan kita lakukan pembatasan penutupan  jalan juga,” katanya.
 
Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk sadar pentingnya aturan PPKM Darurat dari pemerintah tersebut.
 
Meskipun sepanjang Jalan Dr Rajiman ditutup total, tetapi sejumlah persimpangan masih bisa dilalui kendaraan. Diantaranya perempatan sebelah barat Pasar Klewer dari arah selatan masih bisa ke utara, serta perempatan Coyudan kendaraan dari arah selatan ke utara dan sebaliknya masih bisa lewat.
 
Sementara itu, Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa di sela memantau pelaksanaan PPKM Darurat di kawasan Coyudan mengatakan penutupan jalan tidak dilakukan mendadak. Tetapi sudah melalui evaluasi.
 
“Awalnya Jalan Slamet Riyadi menjadi Jalan Dr Rajiman yang ditutup. Penutupan sampai tanggal 20 Juli nanti. Tapi masyarakat yang mau ke rumah sakit atau apotek atau bank silahkan, tidak ditutup,” ujarnya.
 
Penutupan kawasan Jalan Dr Rajiman tersebut dilakukan mulai pukul 05.00 WIB hingga 20.00 WIB. Sejumlah petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Solo serta Satpol PP nampak berjaga di kawasan tersebut. Jika hari biasa, kawasan tersebut sering terjadi kemacetan karena merupakan sentra bisnis di Kota Solo. (Uti Farinzi) ***

Tinggalkan Komentar