Home NasionalNusantara Panglima TNI dan Kapolri Kembali Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Solo

Panglima TNI dan Kapolri Kembali Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Solo

oleh Uti Farinzi
 

Panglima TNI, Kapolri dan Menteri Kesehatan, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Balai Kota Solo. (Foto : Istimewa)

 
FAKTUALid –  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kembali meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (17/7/2021). Setelah pada tanggal 9 Juli lalu juga melakukan kegiatan yang sama.
 
Dalam kunjungan kali ini, rombongan Panglima TNI dan Kapolri juga didampingi Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.
Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri juga memberangkatkan 30 Babinsa dan 30 Babinkamtibmas yang membagikan 1.000 paket beras kepada warga Kota Solo.
 
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan terima kasihnya atas bantuan TNI dan Polri yang telah membantu percepatan vaksinasi.
 
“Di Kota Solo, dari 500.000 an warga sudah tervaksin 2.000 an warga.  Kota Solo merupakan salah satu kota dengan vaksinasi tertinggi jadi saya nanti akan minta dikirim lebih banyak lagi vaksinnya yang ke sini agar Solo bisa cepat-cepat divaksin semua,” jelas Menkes di Balai Kota Solo.
 
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, pada kesempatan itu juga mengatakan terima kasihnya kepada masyarakat Solo yang telah menunjukkan peran pentingnya secara pribadi maupun kelompok untuk melaksanakan peperangan dengan musuh yang tidak kelihatan yang namanya Covid-19.
 
“Kita telah diserang tiga varian Covid, Wuhan, Inggris, dan Delta dan saat ini kita sedang berperang. Peran aktif secara perorangan kelompok sangat di perlukan yaitu dengan melaksanakan vaksinasi dan yang kedua adalah disiplin menggunakan masker,” tegas Panglima TNI.
 
Untuk menghadapi Covid- 19 harus dilakukan bersama -sama, harus dilakukan secara semesta. Menurut Panglima TNI, masing -masing pribadi dan kelompok memiliki peran yang sangat penting.
 
“Oleh sebab itu dua hal yang harus kita laksanakan yaitu menggunakan masker dimanapun berada dan isolasi mandiri. Mari kita jadikan menggunakan masker dan isolasi mandiri adalah sebagai budaya untuk melawan musuh yang tidak kelihatan yaitu Covid-19,” katanya.
 
Sementara itu Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengajak masyarakat untuj membatasi mobilitas untuk menurunkan laju pertumbuhan Covid-19.
 
“Sampai saat ini angka Covid masih sangat tinggi sehingga kita tahu bahwa saat ini diberlakukan PPKM darurat. Tentunya harapan kita bagaimana supaya kita bersama sama bisa segera menurunkan laju pertumbuhan Covid,” ujarnya.
 
Selain itu juga dengan upaya melalui
akselerasi vaksinasi. Kapolri meminta kepada masyarakat, relawan, aktivis, mahasiswa yang memiliki kemampuan untuk menjadi vaksinator atau memperkuat kegiatan vaksinasi dipersilahkan untuk bergabung.
 
“Terimakasih atas antusiasme dari masyarakat Solo dalam hal mengikuti kegiatan vaksinasi sehingga percepatan ini kita harapkan bisa segera tercapai,” kata Kapolri.
 
Mantan Kapolresta Solo itu juge mengatakan pemerintah juga memikirkan terhadap masyarakat yang terdampak PPKM Darurat. Salah satunya melalui penyaluran bantuan sosial (bansos).
 
“Maka hari ini kita akan luncurkan bantuan sosial kurang lebih 30 ribu paket sembako dan kurang lebih 147 ton beras yang akan disebar untuk dibagikan kepada masyarakat yang terdampak dengan didistribusikan oleh rekan rekan TNI Polri,” katanya lagi.
 
Selain mengunjungi vaksinasi Covid-19 di Balai Kota Solo, rombongan juga meninjau kegiatan yang sama di Graha Saba dan Asrama Haji Donohudan. (Uti Farinzi) ***
 

Tinggalkan Komentar