Home NasionalNusantara Meski Kasus Hanya Satu Digit, Pemkot Solo Tetap Siagakan Penanganan Covid-19

Meski Kasus Hanya Satu Digit, Pemkot Solo Tetap Siagakan Penanganan Covid-19

oleh Uti Farinzi

Rumah Sakit (RS) darurat di Benteng Vastenburg Kota Solo masih standby antisipasi gelombang ketiga. (Foto : Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Meskipun saat ini kasus Covid-19 di Kota Solo hanya satu digit, tetapi Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tetap menyiagakan fasilitas penanganan Covid-19. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga.

“Meskipun 0 kasus, penanganan Covid-19 kita masih stanby seperti biasa. Tempat tidur pasien Covid-19, Rumah Sakit Darurat, kita standby semua gak ada yang kita bongkar atau tutup,” jelas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota Solo, Rabu (17/11/2021).

Selain antisipasi munculnya gelombang ketiga,  juga untuk mengantisipasi lonjakan kasus saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

“Tapi mudah-mudahan tidak ada,”  katanya.

Terkait libur Nataru, Gibran mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menerima instruksi dari pemerintah pusat terkait aturan mudik.

“Tapi tetap kita siapkan tempat karantina, isolasi khusus, tenang saja. Donohudan juga masih kosong banyak,” katanya lagi.

Disinggung tentang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Solo yang masih berada di level 2 meskipun capaian vaksinasi melebihi target dan kasus Covid-19 hanya satu digit, Gibran mengatakan pihaknya berharap segera bisa turun ke level 1.

“Tetapi sekali lagi kan wilayah aglomerasi yanh dihitung kan bukan hanya Solo saja. Tetapi saya lihat capaian vaksinasi di Sukoharjo, Sragen dan daerah lain di Solo Raya sudah tinggi sekali. Tunggu saja,” jelasnya lagi.

Dirinya juga menegaskan untuk assesment menentukan level 1 atau 2 bukan dari pihak Pemkot Solo yang menentukan.

“Doakan saja ke level satu, ya keadaannya kan sudah membaik,” ujarnya.

Selain itu kegiatan ekonomi di Kota Solo juga sudah mulai berjalan. Menurut Gibran, proposal kegiatan juga sudah mulai masuk.

“Tenang saja,  ya kalau masih level 2 boleh berkegiatan tapi dengan  jumlah penonton yang terbatas,” ucapnya.

Berdasarkan data Covid-19 Kota Solo, tanggal 17 November 2021, tercatat tidak ada kasus baru atau 0 kasus. Dua orang dinyatakan sembuh, tujuh orang masih menjalani isolasi dan lima laiannya masih dirawat. ***