Home NasionalNusantara Mahasiswa UNS Meninggal, Kaplresta Solo Tegaskan Penyidikan Dioptimalkan Untuk Tentukan Tersangka

Mahasiswa UNS Meninggal, Kaplresta Solo Tegaskan Penyidikan Dioptimalkan Untuk Tentukan Tersangka

oleh Uti Farinzi

 

Kapolresta Solo menemui keluarga korban Gilang Endi Saputra mahasiswa UNS yang meninggal saat Diklatsar Menwa. (Foto : Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Polisi masih mendalami kasus meninggalnya mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Gilang Endi Saputra (21) saat mengikuti Diklatsar Menwa, Minggu (24/10/2021). Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan saat ini tim penyidik masih bekerja untuk mengungkap kasus dugaan kekerasan yang dilakukan terhadao Gilang.

“Saat ini tim masih terus bekerja dan terus mengoptimalkan penyidikan. Tersangka akan ditentukan setelah kita melakukan gelar perkara. Doakan semua lancar untuk bisa segera mengungkap kebenarannya. Kami berharap segera terang terungkap, nanti akan diupdate,” jelas Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat menyerahkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) kepada keluarga almarhum Gilang Endi Saputra, di Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah,  Kamis (28/10/2021).

Lebih lanjut Kapolresta mengatakan tindakan kekerasan yang terjadi selama Diklatsar Pra Gladi Patri ke-36 tersebut. Hal tersebut berdasarkan barang bukti dan keterangan dari para saksi.

“Dugaan kekerasan terjadi berdasarkan alat bukti yang sudah diperoleh tim penyidik Polreta Solo,” jelasnya lagi.

Saat ini status penyelidikan telah ditingkatkan menjadi penyidikan melalui gelar perkara yang telah dilakukan Senin (25/10/2021). Peningkatan ke penyidikan dilakukan karena ada indikasi dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan.

Sementara itu ayah korban, Sunardi berharap polisi segera mengungkap penyebab meninggalnya analnya tersebut.

“Saya sebagai ayah mewakili keluarga mengucapkan terimakasih oleh Polresta Solo.  Saya meminta tidak muluk muluk, pengin tahu penyebab anak saya bisa meninggal seperti itu,”  jelas Sunardi.

Dirinya memohon agar kasus tersebut  segera terungkap dan lancar penyidikannya. Sunardi berharap penyidikan berlangsung  transparan, jujur, iklas dan lancar.

“Dan harapan saya, kejadian yang dialami oleh anak saya yang terakhir. Jangan ada lagi gilang gilang berikutnya,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Komentar