Nusantara
Kemeriahan Imlek di Solo Mulai Terlihat, Panitia Was-Was Terjadi Kerumunan

Sejumlah warga berfoto di depan shio macan yang dipasang di depan Balai Kota Solo. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Kemeriahan perayaan Imlek sudah mulai terlihat di Kota Solo sejak beberapa hari lalu. Lampu-lampu lampion sudah terpasang di sejumlah titik termasuk di tugu Pasar Gede dan halaman Balai Kota Solo. Tidak hanya lampion, shio macan juga sudah terpasang di depan Balai Kota Solo.
Meskipun tidak semeriah tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19, tetapi warga nampak antusias dengan berswafoto di depan shio macan maupun di bawah lampion meski belum dinyalakan. Tidak jarang terjadi kerumunan di depan shio macan untuk berswafoto.
“Memang jadi menarik perhatian masyarakat tapi saya malah was -was karena menimbulkan kerumunan,” jelas Ketua Panitia Bersama Imlek 2022, Sumartono Hadinoto, Sabtu (29/1/2022).
Untuk itu, pihaknya akan rutin melakukan penyemprotan menggunakan eco enzym di sekitar lokasi shio macan. Penyemprotan akan dilakukan secara berkala terutama di tempat-tempat yang biasa menimbulkan kerumunan.
“Disemprot semuanya menggunakan eco enzym. Cairan ini memiliki sejuta manfaat,” jelasnya lagi.
Menurut Sumartono, hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi menyebarnya virus Covid-19 apalagi saat ini varian Omicron sudah masuk ke wilayah Solo Raya.
Untuk penyalaa lampu lampion direncanakan dilakukan mulai hari Minggu besok. Tetapi lampion-lampion tersebut tidak akan dinyalakan sepanjang waktu.
“Nanti ada saklar lampu yang kami serahkan ke Satpol PP, biar sewaktu-waktu nisa dimatikan oleh Satpol PP saat terjadi kerumunan. Kalau sepi paling sampai jam 10 malam tapi kalau kerumunannya semakin banyak langsung dimatikan,” katanya.
Sumartono juga meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu berebut berswafoto di kawasan Pasar Gede dan Balai Kota Solo. Karena panitia juga menyediakah sejumlah titik spot lainnya yang bisa digunakan untuk berfoto. ***