Nusantara

Kasus Covid-19 Melonjak, PTM di Solo Dihentikan

Published

on

PTM di Kota Solo dihentikan menyusul melonjaknya kasus Covis-19. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Mulai Senin (7/2/2022), ini Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Solo, dihentikan. Menyusul melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Solo sejak seminggu terakhir.

PTM di semua jenjang pendidikan mulai Taman Kanak Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) akan diganti dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau online.

“Hari ini kasus aktif ada 438 orang, yaitu 415 orang diisolasi dan 23 orang dirawat. PTM akan kita hentikan dulu diganti dengan PJJ,”  jelas Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kota Solo, Ahyani, Minggu (6/2/2022).

Dengan kebijakan tersebut mulai Senin ini semua siswa belajar di rumah. Pihak Kepala Cabang Dinas (Pendidikan Jateng Wilayah VII  yang menangani jenjang SMA dan SMK juga telah berkoordinasi dengan pihaknya tentang penghentian PTM 100 persen.

“Kepala Cabang Dinas meminta izin agar PTM SMA tidak dilanjutkan dulu, kita izinkan,” katanya.

Advertisement

Kasus Covid-19 di Kota Solo semakin melonjak bahkan saat ini jumlahnya sudah mencapai tiga digit. Pada hari Minggu kemarin tercatat 438 kasus dimana 415 menjalani isolasi dan 23 menjalani perawatan.

Untuk kasus harian, pada hari Minggu ada penambahan kasus sebanyak 121 kasus dan enam sembuh. Sementara pada hari Sabtu (5/2/2022)  terjadi penambahan sebanyak 113 kasus baru dan satu pasien Covid-19 meninggal dunia. Sementara pada Jumat (4/2/2022) ada penambahan kasus sebanyak 68 orang.***

Exit mobile version