Connect with us

Nusantara

Cucu Presiden Sempat Kena DB, Selvi Ananda Minta Masyarakat Waspada

Avatar

Diterbitkan

pada

Istri Wali Kota Solo, Selvi Ananda minta masyarakat waspada DB. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA:  Istri Wali Kota Solo, Selvi Ananda yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solo meminta masyarakat untuk waspada dengan Demam Berdarah (DB). Menurut Selvi, DB sama berbahayanya dengan virus Covid-19.

Hal itu ditegaskan Selvi, setelah anaknya La Lembah Manah sempat dirawat di rumah sakit (RS) karena terkena DB beberapa waktu lalu. Cucu Presiden Joko Widodo itu sempat dirawat di Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi Solo beberapa hari.

“Demam Berdarah ini  juga tambah bahaya dari Covid ya. Pengalaman anak saya kemarin memang cuacanya lagi nggak bagus juga ya kita sebagai orang tua juga harus hati-hati menjaga kebersihan rumah,” ujar istri Gibran Rakabuming Raka itu, Sabtu (5/3/2022).

Selvi juga mengingatkan agar masyarakat membersihkan lingkungan termasuk jika ada genangan air. Untuk mengantispasi penularan penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti itu, pihaknya juga telah menggerakkan TP PKK Kota Solo untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan fogging.

“Kami juga mensuport program pemerintah untuk melakukan fogging di beberapa kawasan. Karena saat ini juga lagi musim juga,” jelasnya lagi.

Advertisement

Terkait kondisi anak bungsunya, pasca sakit DB, Selvi mengatakan saat ini sudah dalam tahap pemulihan.

“Seminggu terakhir itu recovery jadi kemarin setelah pulang dari rumah sakit itu kan dicek trombositnya udah naik. Jadi seminggu kemari itu kaya pemulihan untuk trombositnya pelan-pelan  gitu.  Cuma ini sekarang sudah sehat sudah aktif lagi sih Alhamdulillah,” paparnya.

Sementara saat ini permintaan dilakukan pengasapan atau fogging  di Kota Solo naik tajam.  Hal ini diungkapkan Koordinator Tim Fogging Katresnan PDIP Kota Solo, Baruna Wasita Aji. Menurut Baruna, sejak Desember 2021 hingga Maret 2022 ini sudah ada seribuan rumah di wilayah Solo yang telah ditangani oleh Kelompok Fogging Katresnan PDIP Kota Solo.

“Permintaan fogging dari lima kecamatan, dalam satu bulan ini contohnya sudah ada ratusan RT yang mengajukan,” pungkasnya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca