Nusantara
Capaian Vaksinasi Booster di Solo Baru 29 Persen

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Kota Solo, Jawa Tengah lamban. Sampai saat ini baru tercapai 29,10 persen atau 121.409 dari jumlah sasaran sebanyak 417.151.
“Kran vaksinasi padahal sudah dibuka bersama-sama dengan TNI Polri, tapi kok masyarakat tidak cekat ceket (segera) melakukan vaksinasi booster. Rumamgsane (dikiranya) Covid-19 sudah hilang,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih di Balai Kota Solo, Senin (14/3/2022).
Untuk stok vaksin di Kota Solo, Siti mengatakan saat ini pihaknya memiliki stok vaksom AstraZeneca sebanyak 9.640 dosis yang bisa digunakan untuk 18.000 sasaran. Selain itu juga masih memiliki 6.000 vaksin Sinovac untuk dosis pertama dan kedua.
“Saya dapat Moderna tapi saya kasihkan ke TNI Polri karena mereka sebelumnya di vaksinasi primer menggunakan vaksin itu jadi untuk dosis ketiga kan harus menggunakan vaksin Moderna juga,” jelasnya lagi.
Untuk dosis pertama capaian vaksinasi dosis Idi Kota Solo sudah melampaui target sasaran yakni mencapai 143, 41 persen dari target sasaran, sedangkan untuk dosis kedua sebanyak 134,12 dari sasaran.
“Kalau dari capaian dosis pertama dan kedua, kita sudah berlebih sudah melebihi target sasaran. Tapi kan umur berjalan, kalau yang tahun laku belum jadi sasaran maka tahun ini ada yang jadi sasaran baru,” katanya.
Pihaknya meminta kepada masyarakat terutama usia lansia dan memiliki komorbid untuk segera mengikuti vaksinasi Covid-19. Karena kematian pasien Covid-19, mayoritas memiliki komorbid. Sebagian menderita diabetes, hipertensi, gagal ginjal, stroke, serta jantung.
“Lansia ada 70 persen, non lansia 30 persen. Dari lansia ada 55 orang, non lansia yang meninggal 24 orang. Yang belum divaksin 36 orang atau 46 persen, yang sudah divaksin 52 persen atau 42 orang dan yang sudah booster ada satu tapi punya komorbid,”pungkasnya. ***













