Home NasionalNusantara Bukittinggi Jajaki Kerjasama Produksi Dan Pemasaran Batik Dengan Kota Solo

Bukittinggi Jajaki Kerjasama Produksi Dan Pemasaran Batik Dengan Kota Solo

oleh Uti Farinzi

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk menjajaki kerjasama batik. (Foto : Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Bukittinggi, Sumatera Barat, menjajaki kerjasama batik dan pemasaran produk batik dengan Kota Solo. Untuk mengawali hal itu, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar bersama Ketua Tim Penggerak PKK menemui Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Senin (15/11/2021).

“Ini tahapan awal ke sini, bagaimana cara memproduksi batik agar produknya go nasional dan internasional.¬†Bagaimana masyarakat kami bisa jadi pembatik yang profesional,” jelas Erman seusai pertemuan di Bale Tawangarum Balai Kota Solo.

Erman juga mengatakan di Bukittinggi juga ada batik tetapi belum sebaik Kota Solo. Selain itu variasinya juga belum banyak.

“Kami masih main di harga menengah, belum ada yang puluhan juta. Baru Rp 1 jutaan, kami mengikuti saja arahan pembatik di Solo, karena kami mulai dari nol. Di sini juga ada sertifikasi untuk pembatik di Solo Techno Park (STP),” jelasnya lagi.

Pihaknya juga berencana untuk membawa tokoh-tokoh perajin batik dari Kota Solo untuk mengajarkan batik ke Bukittinggi. Erman membandingkan meskipun di daerahnya juga ada batik cap dan tulis tetapi motifnya masih sedikit.

“Karena kami ada anggaran untuk tahun 2022 untuk membawa tokoh-tokohnya, simpulnya kemudian diajarkan ke Bukittinggi, tentu dievaluasi Pak Wali Kota. Di sini kan ada filosofi untuk motif batiknya, kalau di sana kan belum segitunya, belum ada filosofinya,” paparnya.

Lebih lanjut Erman mengatakan wilayah Kota Bukittinggi lebih kecil dibandingkan Kota Solo. Jika Solo memiliki lima kecamatan, Bukittinggi hanya tiga kecamatan.

“Kami juga tidak ada potensi alam, kota wisata. Tapi belum ada produk yang dihasilkan, kami ingin mencontoh Solo karena sudah go nasional, dan go internasional. Kebanyakan baru jadi reseller,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Solo  Gibran Rakabuming mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Wali Kota Bukittinggi yang sudah mempercayakan Kota Solo sebagai role model untuk batik.

“Tadi sudah kita datangkan pengusaha pengusaha batik dari Kota Solo, dari Laweyan, Kauman. Harapannya nanti ada sebuah transfer of knowledge kita bisa sharing tentang pengetahunan kita, jadi nanti di Bukittinggi akan ada kampung kampung batik yang bermunculan,” pungkasnya. ***