Nusantara
Buka Munas Himpuni, Menko PMK Ingatkan Indonesia akan Hadapi Aging Society

Menko PMK Muhadjir Effendy membuka Munas II Himpuni di UNS Solo. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Muhadjir Effendy, mengingatkan jika Indonesia akan menghadapi aging society atau aging pupulation dimana penduduk berusia lanjut akan lebih banyak.
Untuk itu, saat ini pemerintah telah menyiapkan kebijakan untuk mengantisipasi terjadinya aging society. Yakni antara lain dengan meluruskan kembali fungsi dari jaminan hari tua (JHT).
“Karena JHT disiapkan untuk nanti hari tua, kalau masih muda sudah diambil itu nanti jadi jaminan hari muda,” jelas Muhadjir Effendy seusai membuka Munas II Perhimpunan Organisasi Alumni PTN Indonesia (Himpuni) mewakili Presiden Joko Widodo, yang digelar di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Sabtu, (26/2/2022).
Selain masalah tersebut, saat ini di Indonesia juga masih menghadapi masalah stunting. Serta masalah angkatan kerja, dimana saat ini setiap tahun ada sekitar 3,6 juta lulusan mulai dari SMA hingga Perguruan Tinggi (PT) yang harus disediakan lapangan pekerjaan baru.
“Hal ini merupakan pekerjaan besar yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh negara dan membutuhkan kekuatan dari masyarakat,” jelasnya lagi.
Salah satunya dari Himpuni yang berisi alumni Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Muhadjir berharap Himpuni untuk terlibat dalam konsep pemikiran dan gagasan dalam pembangunan manusia Indonesia dan kebudayaan.
“Sudah saatnya untuk balas budi karena mereka sebelumnya masuk ke PTN dengan biaya murah dan saat ini sudah banyak yang memiliki peran besar bagi dunia politik, ekonomi dan pemerintahan. Jadi sudah saatnya alumni PTN melalui HImpuni berbalas budi ke negara,” katanya.
Sementata itu, Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho pada acara yang juga dihadiri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Prof. Wimboh Santoso serta Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara daring itu, menambahkan bahwa posisi keikutsertaan Himpuni dalam pembangunan Indonesia ke depan sudah sangat tepat.
“Kita tunjukkan Himpuni dapat menyukseskan kinerja pemerintah yang saat ini melalui kekuatan sinergi dan berkolaborasi,” kata Jamal.
Hal senada juga dikatakan Koordinator Presidium, Ahmad Muqowam menyampaikan Himpuni dapat menjadi sebuah perkumpulan yang berkontribusi dari segi pemikiran, gagasan, kritik, dan konstruksi bagi bangsa dan negara. ***