Home NasionalNusantara Bangkitkan Sejarah Otomotif Indonesia, Ratusan Mobil Kuno Konvoi di Solo

Bangkitkan Sejarah Otomotif Indonesia, Ratusan Mobil Kuno Konvoi di Solo

oleh Uti Farinzi

 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menyambut peserta konvoi mobil kuno di Balai Kota Solo. (Foto: istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Ratusan mobil kuno dari berbagai merek dan tahun, konvoi dari De Tjolomadoe menuju Balai Kota Solo,  Sabtu (13/11/2021). Diantara mobil-mobil kuno tersebut ada mobil yang pernah digunakan Presiden Indonesia, Soekarno

Konvoi mobil kuno tersebut dalam rangka musyawarah nasional (munas) Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) ke-42. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka melepas rombongan konvoi dari De Tjolomadoe menuju Balai Kota Solo.

“Acara ini sebenarnya munas PPMKI ke-42. Tahun ini khusus diselenggarakan di Kota Solo,sebenarnya sudah direncanakan bulan Juni tahun lalu. Tetapi karena kondisi belum memungkinkan maka diundur tahun ini,” jelas Pembina PPMKI, Roy Suryo, di De Tjolomadoe.

Menurut Roy, jumlah pendaftar dengan mobilnya lebih dari 230-an sedangkan untuk jumlah peserta mencapai hampir 500. Selama penyelenggaraan peserta juga menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kota Solo adalah kota dimana mobil pertama kali di Indonesia ada. Tahun 1894 mobil pertama di Indonesia adalah milik  Sri Susuhunan Paku Buwono (PB) X (Raja Surakarta),” jelasnya lagi.

Roy  menjelaskan dengan digelarnya Munas ke-42 PPMKI di Kota Solo, ingin bisa membangkitkan lagi sejarah otomotif di Indonesia.

“Di PPMKI banyak mobil kuno bersejarah termasuk milik Presiden Soekarno dan kita rawat dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut Roy mengatakan ada beberapa anggota PPMKI yang merawat mobil kepresidenan saat Presiden Soekarno. Mereka mendapatkannya dari hasil lelang dari Sekretariat Kabinet.

“Daripada mobil ini terlelang dan keluar dari Indonesia dan kita akan kehilangan sejarahnya. Maka kita rawat  baik-baik dan kita tontonkan di acara-acara  seperti ini,” katanya lagi.

Sebagian besar mobil kuno tersebut masih orisinil termasuk mobil Presiden Soekarno juga masih asli.

“Ini mobil tahun 1947, mesin asli, catnya juga asli hanya dipoles saja. Kalau di PPMKI ada aliran orisinal atau vintage ada juga aliran modifikasi. Tetapi biasanya kalau mengenal mobil kuno, kita akan kembalikan ke aslinya,” paparnya.

Wali Kota Solo bersama Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak nampak turut dalam konvoi city tour tersebut.

Sebelumnya, Ketua PPMKI Solo Amin Suryono mengatakan, mobil mobil kuno tersebut berangkat dari Medan, Pekanbaru, Sulawesi, Bali, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan beberapa kota di Jawa Tengah maupun Yogyakarta.

“Usia mobil rata-rata di atas 40 tahun. Ada yang tahun 1928, 1930, 1938,” ujar Amin.

Amin juga mengatakan Munas di Solo ini sebagai tonggak sejarah dan mengulang sejarah di Solo. Koleksi mobil kuno di Solo juga terbanyak di Jawa Tengah dengan lebih dari 300 mobil kuno. ***