Home NasionalNusantara Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Mulai Melayani Rapid Tes PCR

Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Mulai Melayani Rapid Tes PCR

oleh Uti Farinzi
 
 

Loket layanan rapid tes PCR di Bandara Adi Soemarmo Solo. (Foto : Istimewa)

 
 
FAKTUALid  – Bandara Internasional Adi Soemarmo  Solo, menyediakan layanan rapid tes PCR mulai hari Rabu (28/7/2021) bagi para calon penumpang.  Layanan tersebut disediakan oleh PT Angkasa Pura Suport Kantor Cabang Bandara Adi Soemarmo bekerjasama dengan Klinik Ultra Medica.
 
“Layanan rapid tes PCR ini hanya untuk calon penumpang pesawat udara. Syarat untuk melakukan rapid tes PCR ini adalah dengan menunjukkan tiket atau kode booking,” jelas  General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Yani Ajat Hermarwan.
 
Syarat lainnya adalah calon penumpang pesawat udara datang H-2 sebelum melakukan penerbangan untuk dilakukan tes PCR. Untuk tempat pelayanan rapid tes disiapkan di gedung parkir roda dua terminal bandara Adi Soemarmo.
 
“Layanan rapid tes PCR dilakukan mulai pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WIB,” katanya.
 
Biaya rapid tes PCR di Bandara Adi Soemarmo Solo sebesar Rp900.000. Lebih lanjut, Yani memaparkan alur pada saat menjalani rapid tes PCR adalah pertama, calon penumpang datang ke pelayanan rapid tes PCR dengan membawa identitas diri dan menunjukkan tiket  atau kode booking.
 
Selanjutnya, calon penumpang menuju loket pendaftaran untuk menyerahkan identitas diri dan menunjukan tiket atau kode booking kepada petugas pendaftaran.
 
“Kemudian setelah dilakukan pendaftaran calon penumpang menuju loket pembayaran. Selanjutnya calon penumpang menunggu diambil sample atau tindakan,”  paparnya.
 
Setelah pengambilan sampel tes PCR, calon penumpang bisa pulang. Hasil tes PCR akan dikirim via email atau whatsapp kepada calon penumpang pada H+1 dari pengambilan sample.
 
Syarat calon penumpang pesawat membawa hasil negatif tes PCR tersebut sesuai dengan peraturan  Perjalanan Udara  SE Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 bahwa persyaratan Perjalanan transportasi Udara Dari dan Ke Pulau Jawa dan Bali salah satunya adalah melampirkan surat keterangan negatif rapid tes PCR yang berlaku 2 x 24 Jam. (Uti Farinzi) ***

Tinggalkan Komentar