Nusantara
Angka Kematian Covid-19 di Solo Tinggi, Mayoritas Komorbid

Pemkot Solo genjot lagi vaksinasi booster, kurangi resiko kematian karena Covid-19. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Angka kematian pasien Covid-19 di Kota Solo masih tinggi. Setelah sebelumnya tercatat ada 20 kasus meninggal selama satu minggu, hari Selasa (8/3/2022) berdasarkan data tercatat ada 15 pasien Covid-19 meninggal dunia.
Sebagian besar pasien yang meninggal dunia tersebut memiliki penyakit komorbid. Diantara mereka ada yang sudah divaksin dan ada yang belum divaksin.
“Jadi 50 persen sudah divaksin dan 50 persen belum divaksin. Tetapi mereka memiliki komorbid,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Selasa (8/3/2022).
Menurut Siti, kematian pasien Covid-19 tersebut terjadi di rumah sakit. Mereka sebagian besar masuk ke rumah sakit bukan karena Covid-19 nya tetapi karena penyakit komorbidnya.
“Bukan memositifkan lho,” katanya.
Lebih lanjut Siti mengatakan mereka yang memiliki daya tahan tubuh bagus dan sudah divaksin, jika ada gejala batuk dan pilek tidak akan menjadi masalah. Tetapi bagi mereka yang memiliki komorbid dan belum divaksin, jika ada gejala batuk dan pilek, harus berhati-hati.
“Artinya yang sudah vaksin kan tetap bisa kena tapi kan kalau sampai dirawat di rumah sakit itu tidak begitu berat. Tapi yang meninggal itu, 99,9 persen itu komorbid semua dan sudah sepuh (tua),” jelasnya lagi.
Berdasarkan data dari surakarta.go.id jumlah kasus aktif Covid-19 di Kota Solo mencapai 3.232, dimana sebanyak 3.168 meninggal dan 64 dirawat di rumah sakit. Kasus meninggal sebanyak 15 orang dan kasus harian tercatat 217 orang.
Sedangkan sehari sebelumnya, kasus aktif sebanyak 3.359, sebanyak 3.289 menjalani isolasi dan 70 dirawat di rumah sakit. Kasus meninggal tidak ada, dan kasus harian sebanyak 177 orang.
Untuk itu pihaknya mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksin termasuk vaksin booster. Setelah dua hari vaksinasi booster di Kota Solo berhenti karena tidak memiliki stok, hari Rabu (9/3/2022) ini, DKK Solo kembali melaksanakan vaksinasi booster.
Layanan vaksinasi booster tersebut dilaksanakn di sejumlah Puskesmas seperti di Puskesmas Pajang dan Manahan. Selain itu juga dilayani di beberapa rumah sakit dan Polresta Solo. Selain melayani vaksinasi booster juga melayani vaksinasi primer dosis 1 dan 2. ***