Home NasionalNusantara Sebanyak 67 Preman Diringkus di Berbagai Wilayah

Sebanyak 67 Preman Diringkus di Berbagai Wilayah

oleh Dwipraya

 

Para preman saat diamankan. (Foto:Istimewa)

FAKTUALid –  Polda Jatim meringkus 67 preman yang biasa melakukan pemalakan di berbagai wilayah. Upaya penangkapan yang dilakukan selama 3 hari terakhir ini merupakan tindak lanjut atas perintah Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas preman sesuai arahan Presiden Jokowi.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, 67 tersangka itu ditangkap di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal Purabaya (Bungurasih), pangkalan truk atau bus di Gresik, Sidoarjo dan Mojokerto. “Mereka ditangkap karena kerap melakukan pungli di wilayah-wilayah tersebut,” ujarnya, Senin  (14/6/2021).

Preman yang ditangkap di terminal beraksi dengan menaikkan harga tiket bus hingga 400 persen. Modus premanisme berkedok calo tiket itu dilakukan dengan cara mencetak karcis palsu, sehingga aksi mereka seolah-olah legal. Ada juga preman yang melakukan pemerasan kepada sopir-sopir yang melintas.

Pihaknya memastikan, aksi pemberantasan preman ini tidak akan berhenti sampai di sini. Khusus aksi premanisme di lingkungan pelabuhan, para sopir yang biasanya keluar masuk wilayah tersebut, sebenarnya sudah diminta untuk membuat laporan  kalau menjadi korban pemalakan. Tapi mereka takut, tak ada yang berani melapor karena setiap hari bertemu dengan para pemalak tersebut.

Sementara, instruksi Kapolri itu ternyata sudah diantisipasi para preman. Selama  tiga hari melakukan pemantauan di pelabuhan, polisi hanya menemukan dua orang yang melakukan pemalakan. Saat ini, Polda Jatim masih terus meningkatkan operasi premanisme dan membentuk tim untuk dapat memantau kasus ini secara berkala.

Atas perbuatannya, para preman ini dijerat Pasal 49 Jo Pasal 17 Perda Jatim Nomor 2 Tahun 2020 tentang perubahan atas Perda Jatim Nomor 1 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat. Ancamannya tiga bulan penjara atau denda Rp 50 juta.(Akbar Surya)***

Tinggalkan Komentar