Home NasionalNusantara Pasien Covid-19 di Pati Disewakan Hotel oleh Bupati

Pasien Covid-19 di Pati Disewakan Hotel oleh Bupati

oleh Dwipraya

Isolasi terpusat Hotel Kencana Pati. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

FAKTUALid – Untuk menciptakan suasana nyaman, meneduhkan serta tidak membosankan, para pasien Covid-19 di Kabupaten Pati, disewakan hotel oleh Bupati sebagai tempat isolasi terpusat, mengingat Pati masuk zona merah.

Bupati Pati, Haryanto, menerangkan Hotel Kencana itu sengaja ia sewa untuk penanganan Covid-19. Ada 94 kamar di tempat tersebut, dan bisa menampung hingga 100 lebih pasien Covid-19.

“Ini tempat isolasi terpusat kedua kami untuk yang OTG. Kami ada beberapa tempat isolasi terpusat seperti Diklat KB dan lainnya. Selain itu, kami juga punya isolasi mandiri di tingkat RT/RW,” katanya, saat mendampingi sidak Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Pati, Selasa (15/6/2021).

Haryanto mengatakan, pihaknya sengaja menjadikan hotel sebagai tempat isolasi terpusat. Salah satunya untuk memberikan kenyamanan pada pasien. Sebab jika orang sakit dan ditempatkan di tempat yang tidak nyaman, maka tidak sembuh-sembuh.

“Ini sudah kami sewa sejak dulu. Tapi karena sempat mereda, kami hentikan sewanya. Sekarang kami sewa lagi. Dengan adanya tempat isolasi terpusat ini, BOR kami di rumah sakit jadi terbantu,” jelasnya.

Ganjar Pranowo mengaku, sebagai salah satu daerah zona merah di Jateng, Pati menjadi Kabupaten yang dipelototinya saban hari.

Tiga tempat disambangi Ganjar dal. sidaknya. Antara lain RSUD Soewondo, tempat isolasi terpusat Hotel Kencana dan pelaksanaan Jogo Tonggo di Desa Kudur Kecamatan Winong.

Ada yang menarik perhatiannya saat sidak, yakni kondisi pasien Covid-19 yang isolasi di Hotel Kencana, semua terlihat senang,  sehat dan penuh semangat.

Mereka berada di hotel tersebut karena sedang menjalani isolasi terpusat akibat positif Covid-19. Ada 45 pasien yang sedang isolasi di tempat itu.

Ganjar pun menanyakan kondisi para pasien, termasuk layanan yang diberikan selama di isolasi. Para pasien Covid-19 itu mengatakan pelayanannya menyenangkan dan tidak ada kekurangan.

“Pelayanannya bagus Pak, tempatnya bersih dan nyaman. Makan juga enak,” kata mereka.

Ganjar lantas mengapresiasi penanganan Covid-19 di Pati. Menurutnya, kondisi BOR di Pati agak longgar karena penanganan yang baik.

“Tadi di RSUD Soewondo ada gedung lama dijadikan tempat isolasi, disini ada juga. Untuk ICU memang penuh, tapi saya sudah minta ada konversi ICU umum untuk Covid-19 dan mereka siap,” katanya.

Inisiatif Bupati Pati menyewa hotel untuk tempat isolasi terpusat, lanjut Ganjar, juga sangat bagus. Dengan cara itu, maka penanganan di rumah sakit bisa lebih baik.

Satu hal yang paling penting, menurutnya, adalah penanganan di tingkat hulu. Bagaimana edukasi tentang protokol kesehatan terus digalakkan dan operasi justisi pada keramaian-keramaian juga digiatkan. (Ki Pujo Pandunung)***

Tinggalkan Komentar