Connect with us

Nusantara

Hujan Lebat Timbulkan Banjir di Kabupaten Buol, 315 KK di Desa Potogu Terdampak

Diterbitkan

pada

Sejumlah permukiman warga tergenang banjir di Desa Potugu Kecamatan Momunu Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu petang (30/3). (BPBD Provinsi Sulteng)

FAKTUAL-INDONESIA: Hujan dengan intensitas lebat  menyebabkan terjadinya banjir di Desa Potugu,  Kecamatan Momunu Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (30/3/2022).

Sebanyak  315 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak banjir yang terjadi sejak pukul 14.30 WITA.

“Derasnya hujan menyebabkan Sungai Buol yang melintasi desa tersebut meluap dan menyebabkan 174 KK di dusun 1 dan 141 KK di dusun 2 terdampak,” kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng Andi Sembiring dihubungi di Palu, Rabu (30/3/2022) malam.

Ia menerangkan warga yang terdampak saat ini sangat membutuhkan logistik sandang dan papan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mereka juga sangat membutuhkan bantuan air bersih.

“BPBD Provinsi Sulteng dan BPBD Kabupaten Buol saat ini masih melakukan pendataan terhadap infrastruktur maupun sarana dan prasarana yang terdampak banjir,” ujarnya.

Advertisement

Andi mengimbau masyarakat setempat tetap waspada dan selalu siap siaga mengantisipasi bencana serupa yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Sampai sekarang belum ada laporan korban jiwa. Kami terus berkoordinasi dengan perangkat Desa Potugu untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar akibat banjir yang terjadi,” tambahnya dilansir antaranews.com.

Beberapa hari sebelumnya, Bupati Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Amran Yahya menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di kabupaten setempat.

Keputusan itu diambil menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah kecamatan akibat curah hujan tinggi disertai angin kencang dan kilatan petir sejak Selasa (22/3) hingga Rabu (23/3) yang meliputi Kecamatan Baolan, Kecamatan Galang, Kecamatan Dakopamean dan Kecamatan Tolitoli Utara.

 “Banjir mengakibatkan terendamnya pemukiman penduduk, rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan, serta sarana air bersih masyarakat. Oleh karena itu, perlu menetapkan status tanggap darurat bencana alam banjir dan tanah longsor,” kata Amran Yahya sebagaimana tertuang dalam Keputusan Bupati Tolitoli Nomor: 360/069/BPBD/2022 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Penanganan Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Toltoli.

Advertisement

Selain itu, kata Amran, keputusan tersebut diambil dengan memperhatikan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tolitoli tentang kewaspadaan curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang untuk seluruh wilayah Kabupaten Tolitoli.

“Status tanggap darurat bencana alam banjir dan tanah longsor berlangsung selama 28 hari, terhitung sejak tanggal 24 Maret sampai 20 April 2022,” ujarnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mencatat empat desa dan dua kelurahan di tiga kecamatan di Kabupaten Tolitoli terdampak banjir yang terjadi Selasa malam hingga Rabu dini hari akibat curah hujan tinggi.

Empat desa tersebut antara lain Desa Galumpang di Kecamatan Dakopemean, Desa Tende, Desa Sabang dan Desa Aung di Kecamatan Galang, Kelurahan Tuweley dan Kelurahan Baru di Kecamatan Baolan.

“Di Desa Galumpang tercatat 10 rumah warga hanyut terbawa banjir, satu rumah tertimpa tiang listrik, jalan trans yang menghubungkan Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol di Desa Galumpang Putus. Sebagian warga mengungsi sebagian lagi tetapi bertahan di rumahnya,”kata Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sulteng Andi Sembiring dihubungi di Palu, Rabu (23/3/2022).

Advertisement

Sejak bencana terjadi pada Rabu (23/3/2022) Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) telah menyalurkan bantuan logistik ke daerah terdampak bencana di Tolitoli.

Bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji bagi bayi, balita dan orang dewasa, air minum, peralatan dapur, perlengkapan bayi dan balita, matras, tenda, kasur, serta selimut. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement