Nusantara
Satu Keluarga Tercebur Ke Sungai, Motor Korban Berhasil Ditemukan

Moto korban saat ditemukan. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Upaya pencarian pengendara motor yang tercebur saat menumpang perahu penyeberangan Sungai Brantas di Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, belum menemukan korban. Petugas pencarian baru menemukan motor Honda Vario milik korban di radius 15 meter dari lokasi jatuhnya satu keluarga tersebut.
Menurut Kalaksa BPBD Jombang, Bambang Dwijo Pranowo, sepeda motor Vario nopol L 3918 ED, warna putih milik korban ditemukan di radius 15 meter dari lokasi jatuhnya korban. “Kendaraan korban ditemukan warga dengan cara dijaring. Lokasi di 15 sampai 20 meter dari tepian, ditemukan di kedalaman 12 meter, kondisinya berlumpur,” ujarnya, Minggu (10/4/2022).
Seperti diberitakan kemarin, satu keluarga terdiri dari bapak ibu dan anak yang mengendarai sebuah motor, tercebur ke sungai Brantas saat sedang menyeberangi sungai menggunakan perahu tambang di Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Sabtu (9/4/2022) sore. Musibah itu terjadi karena anak mereka tiba-tiba menarik tuas gas pada kendaraan yang mesinnya tidak dimatikan saat berada di atas perahu tersebut.
Imbasnya, sepeda motor itu meloncat dan langsung terjun ke tengah sungai. Beruntung sang anak M Naufal Falakhuddin (8), berhasil diselamatkan oleh penumpang perahu yang lain. Sementara ibunya, Imroatul Azizah (28) yang tenggelam, ditemukan meninggal dunia setengah jam kemudian.
Petugas masih terus mencari Mohamad Iswahyudi (29) yang hingga semalam tak kunjung ditemukan. Tapi mereka baru menemukan sepeda motor yang dikendarai korban.
Kini petugas masih terus melakukan penyisiran menggunakan dam karet yang ada hingga radius 3 kilometer di Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh. Upaya pencarian pada hari kedua ini dilakukan oleh dua tim dari BPBD dan Basarnas Jatim. Selain itu, warga setempat dan sejumlah relawan juga turut mencari korban.
Pada saat bersamaan, polisi juga sudah mengamankan perahu naas tersebut. Menurut Kapolsek Megaluh, AKP Susilo, pihaknya akan memeriksa pemilik perahu dan menindaklanjuti aturan layaknya dan kelengkapan keamanan perahu tersebut saat beroperasi.***