Home NasionalNusantara Polisi Lamongan Amankan Kawanan Pencuri ‘Pocong’

Polisi Lamongan Amankan Kawanan Pencuri ‘Pocong’

oleh Akbar Surya

Aksi pelaku saat terekam kamera CCTV. (Foto: Istimewa)

FAKTUALid – Jajaran Polres Lamongan mengamankan kawanan pelaku pencuri manekin pocong yang sengaja dipasang polisi di pojok barat Alun-alun Lamongan. Para pelaku mengaku ketakutan karena aksinya mencuri pocong yang digunakan sebagai sarana himbauan pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut, terekam kamera CCTV dan viral.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri, awalnya pencurian dilakukan oleh dua pelaku dewasa yang mengaku mencuri manekin pocong itu untuk menakut-nakuti teman mereka bernama Agit. “Pelaku bernama Budi Antoro (44) telah mengambil 2 boneka pocong, sedangkan temannya yang bernama Alif fathurohman (24) ikut berperan membonceng dengan memakai kendaraan motor Suzuki Shogun,” ujarnya, Sabtu (10/7/2021).

Keduanya mencuri manekin pocong itu pada Jum’at (9/7/2021) sekitar pukul 01.00 WIB. Sementara dua pelaku lain yang ACF (14) dan FK (14) yang asal Kecamatan Glagah itu mengaku awalnya hanya tertarik untuk berfoto selfie saja.

Tetapi melihat 2 pelaku dewasa mengambil manekin pocong, FK berinisiatif mengajak ACF untuk ikut mengambil manekin lalu membawanya pulang dan disimpan di talang air rumah milik FK.

Tak lama kemudian kedua pelaku yang masih anak-anak itu melihat kasus pencurian pocong itu viral di media sosial. Keduanya ketakutan dan berinisiatif mengembalikan manekin itu ke tempatnya semula. Tapi saat keduanya yang membawa pocong itu melintas di depan Kantor Badan Pusat Statistik jalan Veteran, ada anggota Sat Reskrim yang melihat dan langsung mengamankan keduanya.

Seperti diketahui, Polres Lamongan sengaja memasang 3 manekin pocong sebagai peringatan bagi warga Lamongan yang kerap melanggar anjuran protokol kesehatan (prokes) selama PPKM Darurat. Manekin pocong itu ditempatkan di alun-alun agar bisa dilihat banyak orang.

Selain 3 pocong, polisi juga meletakkan 3 buah keranda mayat yang bertuliskan “Mati Karena Corona” dan baliho berukuran besar yang bertuliskan “61.140 Orang Meninggal karena Covid-19 di Indonesia, Mau Gabung?”. Pocong dan keranda mayat itu dipajang untuk mengkampanyekan betapa bahayanya Covid-19.

Tapi ternyata, keberadaan manekin pocong itu justru dijadikan sebagai bahan meme untuk candaan dan bullyan di medsos. Hingga akhirnya raib karena dicuri para pelaku.

Dari kasus ini, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 buah manekin pocong dan 1 unit sepeda motor beat warna putih. Sedangkan 2 manekin pocong lainnya dan kendaraan Suzuki Shogun yang digunakan pelaku dewasa masih dalam pencarian.***

Tinggalkan Komentar