Connect with us

Nusantara

Polisi Bongkar Praktek Perjokian SBMPTN 2022 Beromzet Miliran Rupiah Di Surabaya

Avatar

Diterbitkan

pada

Koordinator joki saat dimintai keterangan polisi. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil meringkus kawanan joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Kasus ini terungkap setelah salah satu pelaku, MF (20) ketahuan menggantikan salah satu peserta tes SBMPTN.

Para anggota sindikat yang diringkus polisi itu masing-masing MSN (34), ASP (38) MBBS (29), IB (31), MS (26), dan perempuan berinisial MF (20).

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Akhmad Yusep Gunawan, MF yang ketahuan ikut tes menggantikan peserta lain itu saat digeledah ternyata membawa perangkat kamera, headset, dan modem yang terintegrasi menjadi satu.

Dalam aksinya, tersangka RHB bertugas sebagai operator untuk melakukan screenshot soal yang diperlihatkan oleh kamera yang dibawa peserta.

Hasil screenshot tadi diserahkan ke team master sebagai penjawab soal yang dikerjakan melalui aplikasi Whizaz. Setelah dikerjakan, jawabannya dikirim kepada peserta ujian melalui microfon yang mereka pakai.

Advertisement

Polisi yang melakukan pengembangan mendapatkan informasi tentang para tersangka yang menjadikan sebuah rumah kontrakan sebagai basecamp. Belakangan terungkap, ada tempat yang juga dijadikan basecamp seperti di daerah Pondok Jati Sidoarjo, Tenggilis Mejoyo, dan Penjaringan Rungkut.

Dari kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 25 potong kemeja lengan panjang yang sudah dimodifikasi untuk memasang kamera, 65 buah modem, 57 alat komunikasi, 63 kamera, 44 mikrofon dan 35 Handphone.

Oleh polisi, kawanan ini akan dijerat dengan Pasal 32 ayat (2) Sub. Pasal 48 ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo. 55 KUHP.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement