Connect with us

Nusantara

Peras Mantan Kades, Oknum Wartawan di Pamekasan Diringkus Polisi

Avatar

Diterbitkan

pada

Kedua pelaku saat diamankan. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Seorang oknum wartawan berinisial MS (38) dan temannya oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial ASB (50) diringkus polisi usai memeras mantan Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Saridah (40).

Oknum wartawan yang juga mengaku kepala biro Pamekasan dari Media Jurnal Polisi mengancam akan mempublikasikan dan melaporkan ke Polda Jatim, kasus dugaan penyimpangan dana desa saat korban menjabat sebagai kepala desa.

Berdasarkan berhasil pemeriksaan, tersangka MS yang lulusan sekolah dasar (SD) itu, sempat meminta uang senilai Rp80 juta dengan perjanjian akan menghapus berita yang sudah terbit.

“Karena korban tidak sanggup, turun menjadi Rp60 juta. Akhirnya sepakat Rp30 juta dengan DP Rp4 juta,” ujarnya.

Dimediasi oleh ASB, tersangka bertemu dengan korban di sebuah kafe Desa Larangan Badung Kecamataan Palengaan. Saat korban menyerahkan uang Rp4 juta, polisi yang sudah siaga di lokasi kejadian, langsung melakukan penangkapan.

Advertisement

Tersangka yang sudah lama menjadi wartawan dan baru 6 bulan bergabung dengan Media Jurnal Polisi ini, mengaku baru sekali ini saja melakukan pemerasan.

Oleh polisi, tersangka akan dijerat dengan Pasal 368 ayat 1 sub Pasal 369 ayat 1 sub 378 KUHP junto 55 ayat ke 1. Ancamannya pidana paling lama 9 tahun penjara.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement