Home NasionalNusantara Pasutri Warga Sidoarjo Ditemukan Tewas Mengenaskan di Blitar

Pasutri Warga Sidoarjo Ditemukan Tewas Mengenaskan di Blitar

oleh Akbar Surya

Ilustrasi.

FAKTUALid – Sepasang suami istri warga Desa Balung Dowo, Kecamatan Candi, Sidoarjo ditemukan tewas mengenaskan di Dusun Jetis Desa Butun Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, Jumat (09/07/2021) pagi. Jazad sang suami Zakaria (38) ditemukan tergantung di salah satu dahan pohon rambutan setinggi 7 meter dan sang istri Siti Alfiah (31) tewas di salah satu kamar di rumah ibu kandungnya tersebut.

Menurut Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela, saat kejadian keduanya memang sedang pulang ke rumah orangtua Siti Alfiah bernama Wasilah, Sejak Rabu (7/7/2021). “Mereka pulang untuk keperluan pengobatan alternatif, karena Siti mengalami depresi berat terkait permasalahan ekonomi,” ujarnya.

Pengungkapan kasus itu bermula saat salah seorang tetangga Wasilah, bernama wati (20), yang sedang menjemur pakaian di samping rumah, melihat sesosok benda menggantung di pohon rambutan, pukul 07.00 WIB. Saat dilihat lebih seksama, ternyata benda yang tergantung di belakang rumah Wasilah itu merupakan sosok manusia.

Wati yang kaget itu langsung berteriak-teriak ketakutan hingga mengundang perhatian warga. Mereka akhirnya mengenali bahwa mayat yang tergantung itu adalah Zakaria, menantu wasilah.

Jazad Zakaria ditemukan dalam kondisi terjerat kain sarung di bagian leher yang dililitkan pada dahan pohon rambutan. Di tubuh korban juga terlihat luka bekas sayatan silet di urat nadi lengan sebelah kiri.

Selanjutnya warga mencari istri Zakaria yang tidak kunjung kelihatan meski ada kejadian mengenaskan di belakang rumah ibunya tersebut. Warga dan petugas akhirnya masuk ke dalam rumah dan menemukan salah satu kamar yang dalam keadaan terkunci.

Saat pintu kamar didobrak paksa, mereke menemukan sesosok tubuh perempuan terbujur kaku di atas kasur yang berada di lantai, dalam mondisi tertelungkup tanpa busana. Di tubuhnya polisi menemukan luka lebam terutama dibagian leher.

Sementara, ketika jazad Zakaria berhasil diturunkan, petuga menemukan kunci kamar tempat ditemukan jazad istrinya itu, di saku celana Zakaria. Sejumlah tetangga yang dimintai keterangan tidak ada yang mengetahui peristiwa yang menyebabkan keduanya tewas tersebut.

Keterangan para tetangga hanya menyebutkan bahwa pasangan suami istri itu terlihat akur dan tidak pernah bertengkar. Tapi pada malam sebelumhya, tetangga mendengar suara Siti berteriak-teriak. Tapi warga membiarkannya karena Siti kerap berulah seperti itu kalau depresinya sedang kambuh.

Kini Polres Blitar masih terus melakukan olah TKP dan mencari petunjuk untuk menguak secara pasti penyebab kematian sepasang suami istri tersebut.***

Tinggalkan Komentar