Connect with us

Nusantara

Pakai dan Edarkan sabu, Oknum Perangkat Desa di Probolinggo Diringkus Polisi

Avatar

Diterbitkan

pada

Oknum perangkat desa saat dimintai keterangan polisi. (Foto: Istimewa).

FAKTUAL-INDONESIA: Seorang oknum perangkat Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo diringkus polisi karena ketahuan menjadi pemakai sekaligus pengedar narkoba jenis sabu.

Ulah tersangka berinisial DD (52) itu itu terendus polisi berdasarkan informasi masyarakat. “Tersangka mengambil dari Madura 10 gram, lalu kami lanjut geledah ke rumahnya,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Probolinggo, AKP Ahmad Jayadi, Jum’at (29/7/2022).

Tersangka ditangkap di pinggir jalan Desa Wonorejo, Kecamatan Maron, kabupaten setempat pada 16 Juli lalu. Sebelumnya tersangka sudah menjadi target kepolisian.

Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, polisi menemukan sebuah bilik yang disiapkan khusus untuk memakai sabu di rumahnya. Selain untuk konsumsi sabu, bilik tersebut diduga juga digunakan tersangka untuk mengedarkan barang haram tersebut.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sabu dengan berat total 10,06 gram, dua buah pipet kaca yang diduga berisi sabu, sembilan pipet kaca bening, tas kresek bekas, serta sejumlah ponsel.

Advertisement

Kepada polisi, tersangka mengaku memiliki pelanggan tidak sampai 10 orang. Tersangka juga mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya.

Oleh polisi, tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-UndangNomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Perangkat desa ini terancam hukuman hukuman paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun, seumur hidup, atau hukuman mati.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement