Nusantara
Meloncat Dari Mobil, 2 Siswi SMA Bangkalan Selamat Dari Penculikan

Mobil yang digunakan pelaku. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Jajaran Polsek Asemrowo Surabaya bersama warga meringkus seorang terduga pelaku penculikan terhadap dua remaja putri kelas 10 SMAN 4 Bangkalan, Madura. Pelaku berinisial MT (37) yang warga Dusun Polai Timur, Sokobanah, Sampang, diamankan berikut mobil Carry P 1520 HC, yang digunakan pelaku.
Menurut Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan, kasus itu bermula saat kedua korban DAP (17) dan DS (16) hendak pulang dari sekolah dan menaiki angkot yang milik pelaku. “Tapi mobil itu malah melintasi Jembatan Suramadu (menyeberang ke Surabaya),” ujarnya, Rabu (18/5/2022).
Saat ditanya korban, pelaku yang mengemudikan mobil itu berdalih hendak mengantar penumpang dulu ke Suramadu. Selain kedua korban, di mobil itu memang ada 1 orang lagi yang kemudian turun di Kedung Cowek Surabaya.
Usai penumpang tersebut turun, mobil yang membawa kedua korban itu berputar-putar di gang sempit di wilayah surabaya. Kedua korban mulai ketakutan.
Saat laju mobil melambat di Jl Asemrowo Kali Surabaya, karena ada orang menyeberang, keduanya langsung meloncat keluar. Tapi mereka tidak berteriak minta tolong, sehingga warga di sekitar lokasi yang menolong kedua korban. hanya mengira korban terjatuh dari angkot yang langsung kabur.
Warga kaget setelah keduanya bercerita soal dugaan penculikan yang dialaminya. Mereka langsung menghubungi Polsek Asemrowo yang selanjutnya berkoordinasi dengan Command center Surabaya untuk memantau jalur yang kemungkinan dilewati angkot tersebut.
Polisi akhirnya mendapat informasi bahwa mobil itu sedang melintas di Jl Perak Timur, lalu putar balik menuju Jl Rajawali. Anggota yang sudah mengantongi jejak terduga pelaku itu langsung melakukan pengejaran. “Kami amankan sopir. Lalu kami bawa korban untuk kroscek pelaku, dan ternyata benar,” ujarnya.
Selanjutnya kedua korban yang masih syock dan pelaku langsung dibawa ke Polsek Asemrowo untuk penyelidikan lebih lanjut. Kedua korban mengaku masih ketakutan melihat pelaku.***