Connect with us

Nusantara

Kalah 2 Suara, Massa Pendukung Cakades di Probolinggo Demo Tuntut Penghitungan Suara Ulang

Avatar

Diterbitkan

pada

Massa pendukung Cakades nanik, saat berunjukrasa. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Ratusan massa pendukung salah satu Calon Kepala Desa (Cakades) Pajurangan, Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo berunjukrasa di kantor kecamatan setempat. Massa pendukung Cakades Nanik Sri Wahyuningsih yang kalah 2 suara dengan peraih suara terbanyak Cakades Agus Sunaryo itu, mendesak dilakukan penghitungan suara ulang.

Menurut perwakilan massa, Eko Wahyudi, aksi demo ini merupakan pelampiasan ketidakpuasan proses perhitungan suara Pilkades yang digelar pada Kamis (17/2/2022) kemarin. “Kami menduga ada banyak kekurangan dan pelanggaran. Sehingga, jika nantinya kades terpilih dilantik, maka SK-nya cacat hukum,” ujarnya, Senin (21/3/2022).

Seperti diketahui, Pilkades Pajurangan diikuti oleh tiga calon. Calon nomor urut 1, Nanik Sri Wahyuningsih berhasil meraih 1.247 suara. Calon nomor urut 2 Chandra Dewi dengan 19 suara, dan nomor urut 3 Agus Sunaryo dengan 1.249 suara atau lebih banyak 2 suara dibanding Nanik.

Temuan dugaan kecurangan itu sudah disampaikan ke pihak kuasa hukum dan anggota DPRD saat rapat dengar pendapat (RDP). Berdasarkan keputusan rapat, direkomendasi untuk dilakukan hitung ulang di desa itu. Namun, hal tersebut tidak dikabulkan karena menyangkut kewenangan.

Sebaliknya, Pejabat Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Muda pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo, Muhammad Idris bersikukuh tidak akan melakukan perhitungan ulang. Karena menurutnya, keputusan itu sudah diputuskan dalam rapat, Selasa (15/3/2022).

Advertisement

Dalam aksinya, massa pendukung Nanik itu membentangkan karton dengan tulisan bernada protes, seperti “Ayo Dihitung Ulang Bos”, “Mau Gak Mau Hitung Ulang” dan “Pajurangan Diharuskan Hitung Ulang”.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement